-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Isak Tangis Tak Surutkan Langkah Satpol PP Untuk Bongkar Bangunan Liar Tanpa Izin

Tuesday | March 16, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-03-16T02:41:09Z


Star7Tv.Online Palembang —Semua bangunan liar yang berdiri di atas tanah aset Pemerintah Provinsi Sumsel,yang ada di Jalan H A Bastari,15 Ulu Palembang dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja( Satpol PP) Pemprov Sumsel,Senin (15 Maret 2021).Pembongkaran ini sempat diwarnai penolakan dari warga.


Kericuan tersebut disulut dengan adanya adu mulut dan saling dorong dari warga pemilik warung makan semi permanen.


"Kok tega sekali,namanya kami wong cilik.Kami cari nafkah cuma dari sini pak ," ujar ibu pemilik warung yang hampir pingsan saat pembongkaran,meski demikian penertiban dan pembongkaran tetap dilakukan.


Kepala Sat Pol PP Sumsel,Aris Saputra menyampaikan,bangunan liar tersebut telah mengganggu nilai keindahan diwilaya wisata olahraga ternama di Sumsel.Warung-warung tersebut menjadikan kesan kumuh untuk Jakabaring Sport City (JSC).


Aris menambahkan,pembongkaran ini dilakukan berdasarkan,keputusan Gubernur Sumsel Nomor 644 dan tembusan Satpol PP tahun 2020 tentang penunjukan tim pembongkaran bangunan liar.




"Pembongkaran sudah melalui tahapan dan standar yang ditetapkan.Kita telah melakukan teguran dan peringatan kepada pemilik bangunan ," kata Aris Saputra.


"Bukan secara spontanitas sudah melalui tahapan sesuai dengan standar operasional prosedur penertiban ," tegas Aris.


Atas tindakan yang dilakukan tersebut,Aris mengharapkan agar masyarakat menjadi patuh dengan aturan.


"Kami tidak melarang berdagang star berusaha tapi dengan peraturan dan ketertiban ," tambahnya.


Sedangkan,Heriwijaya perwakilan para pedagang setempat menyampaikan hal ini berseberangan dengan Kasat Pol PP.Menurutnya klaim yang dilayangkan pedagang,belum ada pemanggilan atau peringatan yang dilakukan pihak Pemerintah,terkait sosialisasi penertiban.


"Kami semua kecewa,pembongkaran ini dilakukan tiba-tiba.Sejak tahun 2003 kami tidak pernah ada masalah disini.Padahal kami buat kawasan ini jadi tertata,semua yang disangkakan itu salah dan tidak benar sama sekali ," pungkasnya.


EDI PIRANG, SH/red

×
Berita Terbaru Update