-->

Notification

×

Iklan



Iklan





Seorang Pelajar yang Tenggelam di Kali Antir Ditemukan Meninggal Dunia

Friday | February 05, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-02-05T10:56:48Z


Star7tv.Online | Bekasi - Seorang pelajar SMK yang tenggelam di Kali Antir Kampung Pengarengan RT 15/07 Desa Sukadaya, Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, telah ditemukan meninggal dunia. Jum’at,(5/2/2021).


Pelajar bernama Daud (17) itu sempat menghilang sejak Rabu (3/2/2021). 


Kapolsek Tambelang, AKP Shodirin mengatakan, korban ditemukan tewas tujuh kilomter dari lokasi tercebur dan tenggelam saat mencuci sepeda motornya. Saat ini jasad korban telah dimakamkan di Kampung Karang Getak Desa Sukawangi, Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi.


"Ditemukan tadi pagi pukul 05.30 WIB oleh tim gabungan, jenazah korban sudah diserahkan ke rumah duka," ujar Shodirin, Jumat (5/2/2021).


Dia menuturkan, korban pada Rabu (3/2/2021) tengah mencuci motor di dekat Kali Antir. Korban kemudian langsung meloncat ke kali saat melihat temannya berenang padahal arus air saat itu cukup deras.


"Korban yang tidak bisa berenang langsung terbawa arus," tuturnya. 


Melihat korban tenggelam, ketiga rekanya panik tapi tidak bisa menolong karena kondisi arus air cukup deras. Ketiga rekannya kemudian meminta pertolongan warga dan dilaporkan kepada polisi serta BPBD Kabupaten Bekasi.


Petugas yang mendapatkan laporan langsung terjun ke lokasi mencari korban di Kali Antir. Selain polisi, TNI dan Tim URC Satgas BPBD juga diterjunkan mencari korban dengan menyisir pinggiran sungai menggunakan perahu karet.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln menyampaikan, setelah mencari selama dua hari korban ditemukan menyangkut di sampah berjarak tujuh kilometer dari lokasi tenggelam.


"Pencarian sempat terkendala cuaca, namun akhirnya diketemukan tadi pagi," katanya.


Dia mengimbau masyarakat Bekasi untuk waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem karena sudah mulai musim penghujan dan rawan banjir.


"Saya minta warga untuk waspada, kondisi musim hujan membuat debit air sungai menjdi deras, dan sangat berbahaya," ucapnya. (Cemat)

×
Berita Terbaru Update