-->

Notification

×

Iklan



Iklan





Jenni : Terkait Tulisan "Pers Plat Merah" Sangat Menyayangkan Masih Beredar Pemberitaan Dan Penggiringan Opini Publik Yang Tidak Berimbang

Tuesday | January 26, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-01-26T01:57:22Z


Star7Tv.Online | Pagaralam - Kota Pagaralam, Sumsel. Saya selaku pribadi sekaligus ketua lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pagaralam sungguh menyayangkan masih beredarkan penggiringan opini publik oleh yang saya sebut oknum wartawan yang nampaknya ingin sekali menjatuhkan kredibilitas saya pribadi maupun lembaga yang saya pimpin terkait postingan pers plat merah yang telah saya klarifikasi dan telah di muat hak jawabnya melalui media.


Namun akhir-akhir ini saya prihatin dengan kembali beredarnya statement maupun opini dari beberapa kawan jurnalis di media yang setelah saya klarifikasi kepada yang bersangkutan barulah mereka faham duduk persoalan sebenarnya sehingga meminta maaf atas statement yang telah beredar luas.


Sedangkan menurut hasil wawancara kami dengan ketua umum AWNI yg sebelumnya membuat pernyataan di beberapa media terkait hal ini,, beliau  telah sepaham bahwa persoalan pers plat merah tersebut telah selesai serta tidak ada lagi persoalan sehingga secara etika jurnalistik tidak perlu lagi ada tindak lanjut di ranah hukum. penjelasan ketua AWNI kurang lebih sebagai berikut;"bahwa setelah mempelajari kasus pers plat merah yg sebelumnya.


Hanya saya dengar sepihak saja bahwa sudah ada media yg memuat Hak Jawab atau Klarifikasi dari Ketua DPRD Kota Pagar Alam pada hari senin, 12 oktober 2020 salah satunya di Media Online Sumsel Terkini sebelum pengaduan oleh saudara Al kahfi buat di Polres Kota Pagar Alam bahwa yg dimaksud adalah Humas Kominfo Kota Pagar Alam,, maka seharusnya hal ini sudah dianggap selesai dan tidak ada wartawan yg dirugikan dalam hal ini.


Sebagai tambahan Jenni pun menegaskan kembali bahwa saya sangat menghormati profesi jurnalis sebagai mitra pemerintah daerah yang didalammya juga termasuk lembaga yang saya pimpin yang selama ini memang telah terjalin baik dan sinergis namun saya anggap telah di nodai dengan praktik jurnalisme yang tidak etis dan pemberitaan sepihak dari dari oknum yang saya maksud. Seperti yg sudah kami konfirmasi ke Dewan Pers melalui sidang resmi.


Demikian juga dengan proses hukum yang tengah berjalan,saya sebagai warga negara yang baik juga sangat menghormati proses yang berjalan dan telah memberikan klarifikasi kepada penyidik polres Pagaralam setelah undangan wawancara diberikan kepada kami,, namun kembali saya sayangkan hal ini nampaknya kembali menjadi objek penggiringan opini melalui media yang saya nilai juga sebagai praktik jurnalisme yang tidak fair dan sepihak serta tendensius.


Untuk itu saya meminta untuk praktik - praktik seperti itu di hentikan dan kembalikanlah semangat jurnalisme yang profesional dan independent sehingga masyarakat dan pembaca mendapat informasi yang benar,tepat,teliti dan berimbang.


Ketua Umum Organisasi Kewartawanan “Aliansi Wartawan Nasional Indonesia” (AWNI), Rosyd Wijaya, S.I.KOM saat di wawancarai oleh team media di kediamannya di daerah kota bekasi Jawa barat, memberikan pernyataan dan penjelasan,”bahwasannya kasus dan permasalahan mengenai tulisan.


 “Plat Merah” jangan terlalu di besar- besarkan dan di plintir karena permasalahan ini sudah di selesaikan di mediasikan oleh lembaga Pers yaitu Dewan Pers , dan kita sebagai Insan Pers, patutlah kita mematuhi apa yang di rekomendasikan oleh. 


Dewan Pers, karena Lembaga Dewan Pers adalah lembaga yang di akui dan di sahkan oleh konstitusi Negara kita yang tercinta ini yaitu Indonesia dan harapannya Insan Pers didalam melaksanakan profesi dilapangan untuk berpegang pada UU Pers No.40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalis, khususnya bagi para pengurus dan anggota yang tergabung di dalam organisasi AWNI,”tutupnya.


Redaksi

×
Berita Terbaru Update