-->

Notification

×

Iklan



Iklan





Pelayanan Sidang Pengandilan Negeri Lubuklinggau Lakukan secara Virtual dan Elektronik

Wednesday | December 02, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-12-01T17:16:02Z


Star7tv.Online | LUBUKLINGGAU - Terdampak Pandemi Covid-19 mengubah drastis persidangan yang digelar di pengadilan-pengadilan seluruh Indonesia.


Semua persidangan di pengadilan kini beralih secara virtual dan elektronik. Salah satunya di Pengadilan Negeri (PN) Kota Lubuklinggau Sumatra selatan. Selasa (1/12/2020)


Kepala pengandilan negeri Lubuklinggau,Imam santoso,SH Melalui Humas Andi Barkan Mardianto SH,MH mengatakan bahwa persidangan virtual dengan elektrononik.Persidangan Perkara Pidana Di Pengadilan Mahkamah Agung Telah Mengeluarkan Yang Namanya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Administrasi Dan Persidangan Perkara Pidana Di Pengadilan Secara Elektronik. 


“Ya memang, persidangan yang biasanya dilaksanakan secara terbuka, kini di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau dilakuka dalam bentuk video conference (vicon) atau virtual,” katanya saat ditemui Sumsel Pers di PN Kota Lubuklinggau.


Menurut Tambahan Lina Safitri Tazili SH,Hakim pindahan dari pengadilan negeri kayu agung OKI Jabatan sekarang sebagai hakim pengawasan PTSP Pengadilan Negeri Lubuklinggau,“Hingga saat ini, kebijakan tersebut diberlakukan masih terbatas hanya untuk sidang kasus perkara pidana saja. Untuk sidang kasus lainnya seperti kasus perdata masih dilakukan secara tatap muka, namun tergantung dari kesepakatan beberapa pihak yang berperkara dan selalu mengikuti protokol kesehatan covid-19,” ujarnya.


Sambungnya, pelaksanaan sidang secara virtual bisa menekan potensi penyebaran virus corona.


Dalam pelaksanaanya, para terdakwa bisa tetap berada di rumah tahanan (rutan) saat sidang berlangsung. Para terdakwa tersebut disediakan fasilitas jaringan internet, kamera hingga pengeras suara oleh petugas rumah tahanan.


“Mereka akan terhubung dengan jaksa, hakim dan pengacara yang berada di ruang sidang. Saksi pun diperkenankan untuk berada di ruang pengadilan. Selama lapas dan rutan belum kasih izin tahanannya keluar untuk sidang, sidang masih digelar secara virtual,” ungkapnya. (Galsa S)

×
Berita Terbaru Update