-->

Notification

×

Iklan

Iklan

DPMPTSP Lubuklinggau Minta PT Buraq Segera Mintak Lengkapan Perizinan IMB

Thursday | December 17, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-12-17T13:06:24Z


Star7tv.Online | LUBUKLINGGAU - Kepala DPMPTSP Lubuklinggau, Hendra Gunawan mengatakan meminta PT Buraq Property Syariah segera melengkapi persyaratan perizinan. Hal ini dijelaskannya Kamis (17/12/2020).


“PT Buraq sudah mengajukan persyaratan di DPMPTSP Lubuklinggau, Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dari Dinas PU, dokumen-dokumen, coverklop dari BPN Lubuklinggau sudah ada,” katanya 


Hendra menjelaskan pihaknya selaku Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui DPMPTSP Lubuklinggau, siapapun asalkan melengkapi administrasi akan kita keluarkan prinsip atau persetujuan prinsip bukan izin, artinya siapun boleh membuka usaha dengan ketentuan awal namun persetujuan prinsip sudah kita keluarkan bukan berarti tidak membuat izin.


“Untuk membuat persetujuan prinsip ada beberapa izin yang harus dibuat yang pertama yakni IMB, izin lokasi dan izin lingkungan,”ungkapnya.


Lanjutnya, kalau untuk izin lingkungan Buraq sudah ada tapi dia harus mengupload di DPMPTSP Lubuklinggau itu dokumen izin lingkungan yang dibuat oleh konsultan dan disetujui oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lubuklinggau, namun ada satu syarat lagi yakni IMB jadi IMB itu terkait bangunan yang ingin dibangun, jumlah bangunan, tempat pembuangan, siring jalan, jarak dari rumah kejalan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) itu harus dijelaskan semua.


“Sampai saat ini Buraq belum memberikan sertifikat tanah, itu syarat dasar untuk membuat IMB, kemarin covernotenya sudah ada dari BPN Lubuklinggau, namun disyarat IMB kami harus sertifikat atau akte notaris yang bisa kita upload karena akan terkoneksi diaplikasi dan sampai saat ini sudah surat peringatan pertama (SP1),”katanya.


Hendra menambahkan surat peringatan pertama yakni pertama pemberitahuan, yang kedua pemberitahuan dan yang ketiga peringatan untuk segera menyelesaikan administrasi perizinan dikarenakan kalau SKRK dari Dinas PU Lubuklinggau benar boleh membangun bangunan tapi kalau belum ada SKRK maka belum boleh membangun dengan catatan izin berproses dan ini sudah satu bulan lebih bahwa Buraq belum datang lagi kesini untuk menyelesaikan perizinan.


“Silahkan membuat IMB, legalitas bangunannya dikarenakan ini kan dijual kepada konsumen nantinya, kalau IMBnya belum keluar repot nantinya dan juga kami peringati segera membuat izin dan jangan dulu membangun karena IMB itu kita berikan setelah bangunan sudah jadi 80 persen,” tutupnya. (Galsa s)

×
Berita Terbaru Update