-->

Notification

×

Iklan



Iklan

PUSKESMAS BUHU BERPELUANG BESAR MENJADI PKM RAWAT INAP

Friday | November 27, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-11-27T14:31:49Z
Muhtar Rahim, S. Kep, Ns. ( Kepala Puskesmas Buhu )


Star7tv.Online | Limboto - Polemik yang terjadi di PUSKESMAS Buhu Kecamatan Tibawa sebagaimana yang dilansir oleh salah satu media online di Gorontalo diseriusi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo dengan menggelar Rapat Lintas Sektor di aula Puskesmas Buhu, Jumat 27/11


Hadir pada pertemuan tersebut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Camat Tibawa, Kapolsek Tibawa, Kepala Puskesmas Buhu, Para Kepala Desa di Tibawa Utara dan Perwakilan Masyarakat serta sejumlah aktivis.


Dalam sambutanya Sekretaris Dinas Kesehatan Syafrudin, S.KM, M.Kes mengatakan, sesuai dengan permenkes 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat bahwa Puskesmas Buhu belum layak menjadi Puskesmas Rawat Inap. “Puskesmas Buhu belum memenuhi syarat menjadi Puskesmas Rawat inap kecuali ada pertimbangan lain” ujar Syafrudin.


Syafrudin menambahkan jika Puskesmas (PKM-red) menjadi PKM Rawat Inap maka perlu penambahan jumlah perawat dan bidan menjadi 8 orang perawat dan 7 orang bidan “Saat ini PKM Buhu hanya memiliki 1 orang perawat ASN dan 4 orang bidan ASN, sehingga belum layak menjadi PKM rawat inap, tetapi akan kami usahakan agar ada penambahan tenaga kesehatan ASN untuk memenuhi persyaratan PKM Buhu menjadi PKM rawat inap” pungkasnya.


Sementara itu Muhtar Rahim, S.Kep, Ns, menyampaikan permohonan maafnya kepada semua pihak bahwa ia tidak dapat mempertahankan medical centre yang melayani 1 X 24 jam, “Medical centre ditutup sejak tahun 2017, namun saya masih mempertahankan medical centre demi masyarakat Buhu dan sekitarnya hingga tahun 2020 ini, upaya yang saya lakukan untuk mempertahankan medical centre berakhir setelah 6 orang tenaga abdi kami menyatakan mundur secara bersamaan karena telah diterima menjadi tenaga kontrak di Rumah Sakit Zus Kabupaten Gorontalo Utara” ungkap Muhtar Rahim


Namun menurut Santy Pakaya Aktivis Lingkungan Perkumpulan Greenleaf Gorontalo, bahwa setelah mempelajari Permenkes 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, peluang PKM Buhu menjadi sangat besar untuk menjadi PKM rawat inap “Puskesmas Perkotaan diharuskan menjadi PKM rawat jalan dan Puskesmas Pedesaan dan/atau terpencil menjadi rawat inap, sehingga peluang PKM buhu sangat besar, ini akan kami perjuangkan dan mohon dukungan masyarakat dan semua pihak agar PKM Buhu menjadi rawat inap” imbuhnya. (Ugo)

×
Berita Terbaru Update