POLSEK KELAPA UNGKAP KASUS PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK TIRI -->

Advertisement


 

POLSEK KELAPA UNGKAP KASUS PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK TIRI

SANGRAJAWALI
Sunday


Star7tv.Online | Bangka Barat - Jajaran Unit Reskrim dan Intel Polsek Kelapa Polres Bangka Barat Berhasil mengungkap kasus persetubuhan terhadap anak tiri yang dilakukan oleh Pelaku Berinisial RD (42), warga Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.


Pelaku RD Berhasil ditangkap oleh jajaran  Unit Reskrim & Intel Polsek Kelapa Polres Bangka Barat, dikediamanya pada hari Sabtu tanggal. 7 November 2020, Tanpa perlawanan.


Kapolsek Kelapa IPTU A.F PULUNGAN, SE yang memimpin langsung penangkapan terhadap Pelaku (RD) memaparkan, bahwa Pelaku (RD) ditangkap karena Berdasarkan adanya Laporan  diduga telah melakukan persetubuhan terhadap korban Berinisial KS (20), warga Kec. Kelapa Kab. Bangka Barat, yang tidak lain merupakan anak tiri Pelaku (RD).


Berdasarkan kesaksian korban kepada penyidik Polsek kelapa, kejadian tersebut bermula pada tahun 2016 silam.,  Pelaku (RD) pada saat itu melakukan persetubuhan terhadap korban (KS), dengan cara memaksa korban (KS), agar bersedia disetubuhi, yang mana saat itu korban (KS) sedang mencuci piring, korban (KS) sempat menolak ajakan Pelaku (RD), akan tetapi (RD) kemudian memaksa dengan mengancam korban (KS), apabila tidak menuruti kemauannya maka korban (KS) tidak diperbolehkan Pelaku (RD) Untuk bersekolah.



Korban (KS), Juga menerangkan kepada penyidik Polsek Kelapa, bahwa pasca kejadian tersebut Pelaku (RD), menjadi ketagihan karena korban tidak berani melawan ataupun melaporkan perbuatan Ayah Tirinya kepada siapapun karena korban takut dengan ancaman Pelaku, sehingga Pelaku dengan leluasa melakukan perbuatan tersebut secara berulang ulang terhadap korban, yang korban sendiri tidak bisa mengingatnya lagi secara rinci karena perbuatan tersebut sudah sangat sering dilakukan Pelaku (RD), dan setiap kali Pelaku (RD) Melampiaskan Nafsu  Birahinya terhadap korban (KS), Pelaku (RD) mengintai /mencari kesempatan saat ibu Korban sedang tidak berada dirumah, dan seingat korban, Pelaku (RD) terakhir kali melakukan persetubuhan terhadap korban pada bulan juli 2020, hingga akhirnya korban saat ini, mengandung anak dari Pelaku, yang mana usia kanduangannya sudah menginjak usia 7 bulan.


Kapolsek kelapa IPTU PULUNGAN, SE. seizin kapolres Bangka Barat  AKBP FEDRIANSAH, SIK. menerangkan bahwa atas perbuatannya terhadap korban (KS), yang tidak lain Anak Tirinya sendiri, Pelaku RD dapat dikenakan pasal 81 UU No.35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 294 ayat (1) KUHPidana tentang perbuatan cabul pelaku akan dijerat  dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun 


Kapolsek Kelapa juga menerangkan bahwa pelaku sudah mengakui semua perbuatan yg sudah dilakukannya dihadapan Penyidik serta barang bukti yang di Bawa Ke polsek Kelapa utk menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk di tetapkan sebagai Tersangka oleh Penyidik Polsek Kelapa. (Abang han)