-->

Notification

×

Iklan



Iklan

Penbangunan Mahyani Di Desa Omuto Menelan Anggaran 60 Jutaan Yang Tidak Tepat Sasaran

Sunday | November 29, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-11-29T13:10:39Z
Mahyani anggaran 40 jutaan di tolinggula


Star7tv.Online | Gorut - Pembangunan Rumah layak huni (Mahyani)  di desa omuto kecamatan Biau kabupaten Gorontalo Utara yang dibangun menggunakan anggaran dana desa  kini mendapat reaksi dari warga Omuto. 


Kepada Awak media, selasa 24 November 2020 KH (nama samaran) membeberkan jika anggaran pembangunan mahyani tersebut tak masuk akal dan tidak tepat sasaran. Pasalnya anggaran yang digelontorkan cukup tinggi mencapai enam puluh juta tujuh ratus enam belas ribu lima ratus delapan belas rupiah per unit dengan luas 30m2 atau 5x6m. "Bangunan fisik mahyani yang dibangun tidak sesuai dengan besaran anggaran biayanya" Ujar KH . 


Bahkan menurut KH Bendahara desa yang terhitung orang mampu merupakan penerima bantuan mahyani, “padahal MP (inisial)  memiliki kendaraan Toyota jenis Avanza dan bisa memberi upah kepada petani sebanyak 100 orang/50.00 rupiah/hari  saat musim tanam " ungkapnya.


Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Desa Omuto AL (inisial), "Penerima manfaat atas nama MP menambah anggaran biaya mahyani miliknya hingga lebih dari Rp. 40.000.000" Ungkap sekdes saat di konfirmasi di tempat kediamannya.


Mahyani anggaran 60 jutaan di omuto


Dari keterangan KH dan AL diduga Bendahara desa omuto tergolong orang yang mampu dan tidak layak memperoleh bantuan rumah layak huni, namun sangat disayangkan saat dikonfirmasi awak media, Bendahara desa omuto tersebut sedang tidak berada dikantor dan kediamanya.


Ditempat terpisah penerima bantuan mahyani lainya UK (inisial) saat ditemui awak media di rumah barunya menjelaskan secara detail bahwa dirinya kurang puas karena harus keluarkan biaya tambahan, "Sy menanggulangi material bangunan yang kurang seperti, 30 lembar seng, 15 ujung kayu 5X5, 700 buah batako dan triplek plafon kamar" Keluhnya. 


Saat di konfirmasi kepala desa omuto Arifin Karamula mengatakan bahwa pembangunan rumah layak huni di desanya adalah pembangunan Mahyani Sehat yang rencananya 4 buah dengan anggaran sebesar Rp. 60. 716.518, “Kami bangun mahyani sehat yang memiliki jamban” ungkap kepala desa omuto.


Arifin karamula mengatakan bahwa salah satu penerima manfaat mahyani sehat ini adalah Bendahara desa omuto MP, ia (Kades) juga menambahkan dari 4 unit mahyani sehat yang direncanakan, namun hanya 3 rumah yang bisa dibangun, “satu rumah diantaranya terpaksa di pending untuk pergeseran anggaran ke penanganan wabah covid-19, InshaAllah akan diprioritaskan pada tahun 2021” tuturnya.


Menurut Arifin Karamula dari tiga mahyani sehat dua diantaranya sudah selesai dan sudah ditempati oleh pemanfaat, “dua unit sudah selesai dan sudah ditempati, tinggal satu unit yang belum selesai, progresnya mencapai tujuh puluh persen dan akan selesai awal desember” imbuhnya.


Sebagaimana yang disampaikan oleh kepala desa omuto bahwa mahyani sehat tersebut dibangun jamban, dari hasil penelusuran star7TV, ternyata tidak ada jamban yang dibangun kecuali jamban yang memang sudah lama digunakan oleh warga. Mahyani yang dibangunpun hanya plesteran didalam dan bagian depanya saja, sementara bagian samping kiri, kanan dan bagian belakang tidak diplester, bahkan dinding samping bagian atas atau layar beton (Polombolo-Bahasa Gorontalo) hanya ditempel triplek. (Ugo)

×
Berita Terbaru Update