Hilang Dua Minggu, Tim Forensik Polda Autopsi Jenazah Dedek Korban Pembunuhan -->

Advertisement


 

Hilang Dua Minggu, Tim Forensik Polda Autopsi Jenazah Dedek Korban Pembunuhan

SANGRAJAWALI
Tuesday


Star7tv.Online | Lubuklinggau - Kasus hilangnya Abdie Haqim Perdana alias Dedek (15) warga Jalan Hanura Rt. 10 Kelurahan B Srikaton Tugu Mulyo Kabupaten Musi Rawas, mulai menemui titik terang.


Polres Lubuklinggau menyatakan bahwa korban Dedek diduga korban tindak pencurian dengan kekerasan disertai pembunuhan.


Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono didampingi Kasat Reskrim, AKP Ismail menerangkan, pihaknya masih melaksanakan tindakan Kepolisian dari proses penyelidikan, pengumpulan keterangan, barang bukti, otopsi dan penyidikan perkar


Berawal Jum'at pagi (13/11/2020), Polres Lubuklinggau mendapatkan informasi terkait kasus pencurian dengan kekerasan. Setelah penyelidikan dan mengamankan terduga Pelaku inisial A (25) warga Gang Lahat Tugumulyo Musi Rawas, Tim melakukan pengembangan.


Kemudian Tim Macan Opsnal Reskrim Polres Lubuklinggau mengamankan 2 terduga Pelaku lainnya, diduga turut serta dalam tindakan kriminal dimaksud yaitu RI (17) Warga PUT Bengkulu dan RA (18) Warga Kayu Ara Lubuklinggau.


Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan terhadap terduga Pelaku yang diamankan, Tim melanjutkan pemburuan terhadap pelaku lainnya, A (18) warga KBS Marga Mulya Lubuklinggau, yang diamankan di Kabupaten Muara Tebo Jambi (14/11/2020).


Dugaan awal pelaku yang merencanakan pencurian dengan kekerasan disertai pembunuhan terhadap Dedek di jalan Bandara Lama Kelurahan Air Kuti Lubuklinggau.


Dilanjutkan Kapolres, saat ini (16/11/2020) Penyidik bersama Tim Forensik dari Bidang Dokkes Polda Sumsel dipimpin Wakapolres Kompol Raphael, dimulai pukul 21.30 WIB, sedang melaksanakan otopsi terhadap korban Dedek di TKP.


‘’Biarkan Tim bekerja dulu, nanti kita akan sajikan informasi sejelas-jelasnya terkait modus, motif dan proses penyidikannya. Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berperan membantu terungkapnya kejadian ini" jelas Kapolres. (Galsa)