Disinyalir "Minimnya Perwatan" Oleh Oknum Kepsek SDN 2 Bengkulu -->

Advertisement


 

Disinyalir "Minimnya Perwatan" Oleh Oknum Kepsek SDN 2 Bengkulu

SANGRAJAWALI
Thursday


Star7tv.Online | Way Kanan - Terkait dugaan minimnya perawatan ruang belajar SD Negeri 2 Bengkulu, Kecamatan Gunung Labuhan. Pihak Inspektorat Kabupaten Way Kanan, akan memanggil Kepala Sekolah (Kepsek).


Prihal itu disampaikan, Sunaryo salah satu pegawai Inspektorat yang ditemui di kantor nya. Senin 09/11/2020.


Menurut Sunaryo, pembantu wilayah (IV) empat Gunung labuhan, pihaknya akan 

melihat dan menelusuri, lalu menganalisis setelah itu melakukan pemanggilan pihak sekolah tersebut, namun dia juga akan berkordinasi pada dinas pendidikan, sebab mereka yang mempunyai kewenangan, jelas nya.


Terpisah, Usman Karim Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Way Kanan, yang ditemui di Disdik. Senin 09/11/2020, tidak ada di tempat.


Dari keterangan, Idham Holik salah seorang Aperatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Disdik. Kadis sedang dalam keadaan sakit, dan setahu saya sakit nya sejak hari Kamis lalu. 


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, SD N 02 Bengkulu yang diduga tidak melaksanakan rehab ringan pada bangunan ruang belajar SD tersebut.


Hal itu dilihat pada bagian kaca  ruang belajar siswa yang mengalami pecah, dan plafon nya terlihat jebol. 


Padehal dari Petunjuk Teknis dan Petunjuk Pelaksana (JuknisJuklak) dana Bantuan Oprasional Sekolah (Bos) salah satu item menjelaskan adanya dana rehab ringan.


Dengan tidak dilaksanakan rehab ringan oleh Kepsek pada ruang belajar siswa, patut dicurigai telah melakukan upaya tindak pidana korupsi dana item rehab ringan tersebut.


Seharusnya Kepala SD N 2 Bengkulu, dapat memahami, jika saja ruang belajar itu rapih dan terawat. Tentunya saat proses belajar mengajar berlangsung, dapat menciptakan suasana nyaman. Agar tercipta nya generasi penerus bangsa yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik. (M Ngalim & Tim)