Team Opsnal Polres Gorontalo Bekuk Residivis Pencurian Ternak Sapi -->

Advertisement


 

Team Opsnal Polres Gorontalo Bekuk Residivis Pencurian Ternak Sapi

SANGRAJAWALI
Friday

 

Star7tv.Online | Gorontalo - Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana, S.I.K., saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim IPTU Mohamad Nauval Seno, S.T.K., S.I.K., membenarkan bahwa ke empat pelaku pencurian ternak sapi dan seorang penadah. Jumat (02/10/2020)

Selanjutnya Kasat Reskrim Polres Gorontalo, IPTU Mohamad Nouval Seno, S.T.K., S.I.K., menerangkan berdasarkan laporan polisi dari Polsek Tolangohula, tanggal 26 September 2020, kami langsung melakukan penyelidikan, dan ini kronologisnya.

Kronologis penangkapan: Pada hari Selasa tanggal 29 September 2020 pukul 10.00 Wita, Team melakukan penyelidikan ke Wilayah Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo yang dipimpin oleh Ka Team Opsnal AIPDA Roy D. Passa, terkait dengan adanya kasus pencurian hewan ternak sapi 

Keesokan harinya yakni pada hari Rabu tanggal 30 September pukul 11.00 Wita, Team mendapat informasi bahwa ada salah seorang lelaki yang di curigai sebagai pelaku yakni Lelaki Yonas Lamali alias Nani, yang diketahui merupakan residivis dengan kasus yang sama.

Selanjutnya, pukul 15.10 Wita, team menuju ke Ds. Tamaila Kec. Tolangohula yang diketahui merupakan alamat tempat tinggal NANI, namun belum membuahkan hasil. Sehingga team memutuskan untuk rehat dan melanjutkan penyelidikan pada keesokan harinya.

Pada hari Kamis tanggal 01 Oktober 2020 Pukul 14.00 Wita, team mendapat informasi bahwa ada seorang lelaki yang di duga merupakan sebagai penadah (480) yang sering melakukan transaksi jual beli hewan ternak sapi dengan NANI, berbekal informasi itu, team langsung bergerak ke Wilayah Kelurahan Bulota Da'a, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo dan berhasil mengamankan seorang lelaki yang bernama MITO, dari keterangan yang didapatkan dari MITO, bahwa seingatnya, NANI sudah 6 (Enam)  kali menjual Sapi kepada dirinya, berbekal keterangan tersebut, team langsung bergerak ke Wilayah Kecamatan Tolangohula, Kab. Gorontalo.

Pada pukul 16.00 Wita, team tiba di wilayah Kecamatan Tolangohula dan langsung melalukan penyelidikan, namun dari hasil penyelidikan team mendapat info bahwa NANI sedang berada di Desa Pongongaila, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, sehingganya team langsung menuju ke lokasi tersebut dan berhasil mengamankan NANI di rumah Istri keduanya pada pukul 23.30 Wita. 

Dari keterangan yang diberikan oleh NANI bahwa dirinya mengaku telah  melakukan aksinya di beberapa tempat yang berbeda dan tidak sendiri, dan diakui dirinya melakukan aksi bersama IPAN warga Desa Tamaila dan OKA warga Desa Gandaria, untuk itu team kembali menuju ke wilayah KecamatanTolangohula tepatnya di Desa Tamaila dan Desa Gandaria, Kecamatan Tolangohula untuk mencari  IPAN dan OKA.

Pada hari Jumat tanggal 02 Oktober 2020 pukul 01.00 wita, team tiba di Desa Tamaila dan langsung melakukan penangkapan terhadap IPAN yang pada saat itu sedang tertidur lelap di rumahnya, dan langsung diamankan oleh team tanpa melakukan perlawanan. 

Dari hasil interogasi yang dilakukan terhadap Lk. IPAN, bahwa dirinya melakukan aksinya bersama YUDIN selanjutnya team pun langsung mengamankan YUDIN di kediamannya yang berada di Desa Tamaila, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo sedangkan untuk OKA diamankan juga di rumahnya pada pukul 02.03 wita dinihari. 

“Begitulah kerja team kami untuk mengejar para pelaku pencurian sekaligus menangkap penadahnya,” ujar Kasat Reskrim.

Lanjut Kasat Reskrim yang murah senyum menyampaikan pasal yang persangkakan adalah Pasal 363 ayat (1) k 1 KUHPidana dihubungkan dengan Pasal 101 KUHPidana.

Adapun barang bukti adalah Satu buah Pisau Daging, Satu buah parang, Satu Unit Mobil Pick Up Carry Hitam dengan No.Pol DM 8196 F, Satu Unit Mobil Pick Up Warna Putih Merk DFSK Super Cab dengan No. Pol DM 8213 BI, satu Unit Hp merk Nokia warna putih, satu unit Hp Merk Mito warna Hitam, dan satu Unit Hp Merk Armmor warna Gold.

Dari pengakuan para pelaku, diketahui mereka telah melakukan aksinya di beberapa tempat yakni,  Kec. Tibawa, Desa Botumoputi sebanyak 2 ekor, Kec. Limboto Barat sebanyak 1 ekor,  Kec. Asparaga, Desa Bondula sebanyak 1 ekor, Desa Karya Baru sebanyak 2 ekor, Desa Bululi sebanyak 1 ekor, Kec. Tolangohula, Desa Gandaria sebanyak 1 ekor, Desa Ombulotango sebanyak 1 ekor, Kec. Boliyohuto, Desa Bongoayu sebanyak 1 ekor,  Kec. Anggrek, Desa Ilangata sebanyak 2 ekor, dengan Total sebanyak 12 (Dua Belas) ekor sapi.

Dan ini identitas pelaku sesuai yang dihimpun awak media ini, 1. YONAS LAMALAI Alias NANI (50) warga Desa Tamaila Kec. Tolangohula Kab. Gorontalo. 2. SIBAN KONI alias IPAN Alias KADA (41), warga DesaTamaila, Kec. Tolangohula Kab. Gorontalo. 3. YUDIN LAYINGO alias YUDIN (46), warga Desa Tamaila Kec. Tolangohula Kab. Gorontalo, 4. OSKAR KARIM Alias KA OKA (60), warga Desa Gandaria Kec. Tolangohula Kab. Gorontalo, dan terakhir sebagai penadah adalah HAMID LAMADAU Alias MITO (57), warga Kel. Bulota Da'a, Kota Sipatana.

Saat ini para pelaku sudah di tahan di Mapolres Gorontalo  guna proses penyidikan lebih lajut, pungkas IPTU Nouval. (Pungky)

Sumber: Satreskrim Polres Gorontalo