Selundupkan 6 Kg Sabu-sabu, Pasangan Pasutri Terancam Hukuman Mati -->

Advertisement


 

Selundupkan 6 Kg Sabu-sabu, Pasangan Pasutri Terancam Hukuman Mati

SANGRAJAWALI
Tuesday


Star7tv.Online | Palembang - Dua pasangan Suami-Istri yakni Asman Syamsudin (38) bersama istri tercintanya ItacAstuti (35) dan Alex alias Wasin (30) tahun terancam hukuman mati.

Ke empatnya di tangkap atas kepemilikan Narkotika jenis Sabu-sabu yang berhasil di ungkap jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel),pada Minggu (13/09/2020).

Dari informasi yang dihimpun,pengungkapan jaringan tersebut berawal dari masuknya laporan masyarakat terkait ada pemasok narkotika jenis sabu dalam jumlah yang cukup besar masuk ke wilayah Sumsel.

Dari informasi itu dilakukan penyelidikan dilapangan dengan melakukan monitoring di daerah perbatasan yakni Kecamatan Bayung Lincir,Kabupaten Musi Banyuasin(Muba) pada Minggu malam (13/09/2020)malam,petugas mencurigai ada satu unit mobil mewah jenis Toyoto Fortuner warna putih yang melintas dikawasan Bayung Lincir.Mobil yang dikemudikan oleh tersangka Asman Syamsudin(38( tahun dan istrinya tercintanya Ita Astuti (35) tahun pun langsung dihentikan oleh petugas untuk dilakukan pemeriksaan.


Saat pintu belakang sebelah kanan dibuka,petugas mendapati enam bungkus teh Cina yang berisi Sabu-sabu yang diselipkan di dalam dasboar panel pintu mobil sehingga keduanya langsung kita amankan.

Dari keterangan tersangka,petugas kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pasangan Suami-Istri Alex alias Wasin  (30) tahun serta istrinya Yuliani (30) tahun yang merupakan pemasok sabu untuk wilayah Kota Palembang.

"Suami-Istri ini yang menerima barang di Palembang.Setelah itu baru diedarkan lagi ke beberapa wilayah yang ada di Sumsel.

Empat tersangka adalah pasangan Suami-Istri ",kata Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan(Sumsel) Kombes Pol Heri Istu Haryono saat gelar perkara,Selasa (15/09/2020) di Mapolda Sumsel.

Heri mengatakan,Asman dan Ita sengaja menggunakan mobil mewah dengan menambah lampu variasi kayaknya patwal agar terhindar dari peneriksaan polisi ",katanya.

Namun,saat akan masuk ke wilayah Sumatera Selatan petugas mendapatkan lapiran jika mobil itu telah membawa sabu dalam jumlah banyak.

"Kami sangat terbantu dengan adanya laporan dari masyarakat yang melaporkan seperti ini sehingga kita bisa menggagalkan peredarannya ",ujarnya.

Sabu yang diselundupkan ini memiliki kualitas terbaik.Hal yang terlihat dari cap warna biru bertuliskan "VERY GOOD"yang ada dikemasan narkoba.

Sehingga petugas akan membawa sampel sabu tersebut ke Laboraturium  Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Melihat dari kemasannya narkoba ini sangat bagus.Kami akan selidiki lagi dengan melakukan pemeriksaan di laboraturium ",tandaa dia.

Atas perbuatannya,ke empat tersangka ini terancam dikenakan Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimak hukuman mati ",pungkasnya. (Edi pirang)