Kesiapan Satgas Jelang Penerapan Sanksi Protokol Kesehatan Siap Dilaksanakan -->

Advertisement


 

Kesiapan Satgas Jelang Penerapan Sanksi Protokol Kesehatan Siap Dilaksanakan

SANGRAJAWALI
Friday


Star7tv.Online | Palembang - Untuk mengendalikan pencegahan penularan terhadap Covid-19 Pemerintah Pusat hingga Daerah kembali mendisiplinkan protokol kesehatan.Dalam sepekan kedepan dilakukan sosialisasi peraturan sebelum penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Menindaklanjuti itu,Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumsel mulai bersiap seperti dengan menggelar apel gabungan tim satgas,dihalaman Kantor Pol PP Sumsel pada Kamis (10/09/2020).

Kasat Pol PP Sumsel Aris Saputra

Apel gabungan tim satgas Covid-19 ini dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Sumsel,Aris Saputra dan diikuti anggota dari TNI,Polri,Dinas Perhubungan Sumsel,Kejaksaan Tinggi Sumsel,Pengadilan Tinggi,Dinas Kesehatan Sumsel,BPBD Sumsel serta Instansi terkait lainnya.

Aris Saputra mengatakan apel gabungan tim satgas Covid-19 digelar bertujuan untuk melaksanakan sosialisasi,edukasi dan penertipan pada masyarakat dilokasi yang menimbulkan kerumunan masyarakat.

"Tim ini sebagai tim pengendalian pengawasan, penerapan disiplin dan penegakkan hukum adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat pruduktif dan aman pada masa pandemi Covid-19 di Sumsel ",jelasnya,Jum'at (11/09/2020).

Aris menambahkan tahapan sosialisasi kurang lebih dari satu minggu hingga sepuluh hari,kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan tindakan disiplin atau sanksi seperti yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 37 tahun 2020 Tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru.

"Pergub ini ditujukan bagi seluruh masyarakat yang berada di Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),baik secara persmal atau individu,juga kepada setiap organisasi termasuk perkumpulan dimana lokasinya baik itu untuk Pengendara Pribadi ataupun Umum,juga Toko-toko,Mall,Pasar,Tempat Hiburan serta Restoran dan Karaoke ",tegas Kasat Pol PP Sumsel,Aris Saputra.

Bahkan untuk tempat lain seperti Taman Kota,Kantor Perusahaan,termasuk Pabrik semuanya sudah tertulis di Pergub ini secara jelas.

Untuk itu Aris mengimbau agar masyarakat Sumsel dimanapun berada saat berada diluar rumah melaksanakan dan mengikuti protokoler kesehatan Covid-19.

"Gunakan masker,rutin untuk mencuci tangan,terapkan pola hidup bersih dan sehat,jaga jarak dan tetap untuk dirumah jika tak ada keperluan mendesak ",imbaunya.

Dia menyebutkan jika ada temuan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dikatakan Aris akan diberikan sanksi bagi para pelanggar berupa sanksi Administrasi.

"Sedangkan untuk Instansi organisasi, perkumpulan, toko dan pengusaha akan diberikan sanksi teguran lisan serta tertulis dengan penghentian sementara operasional dan tindakan tegas akan diambil dengan menutup  operasi kegiatan usaha mereka ",tegasnya. (Edi pirang)