Heboh !! Anggota DPRD Kota Palembang Terlibat Sindikat Narkoba -->

Advertisement


 

Heboh !! Anggota DPRD Kota Palembang Terlibat Sindikat Narkoba

SANGRAJAWALI
Tuesday

Star7tv.Online | Palembang - Penangkapan terhadap oknum Anggota DPRD Kota Palembang yang terlibat dalam sindikat Narkoba sangat mengejutkan rekan-rekan sekantornya.(DN) diketahui merupakan kader dari Partai Golkar yang maju dari Dapil Palembang I meliputi Ilir Barat I,Ilir Barat II,Bukit Kecil dan Gandus.Pada Pileg tahun 2019 lalu,dan(DN) meraih suara sebanyak 5.232 suara.Setelah dilantik,(DN) duduk di Komisi I yang membawahnya kebidang Pemerintahan.Selaku Ketua Komisi I,Nazili mengaku sangat terkejut mendengar kabar penangkapan ini.

"Selama ini kami tidak curiga Dari teman - teman di Komisi I juga terkejut dengar kabar ini ",ungkapnya kepada awak media,Selasa (22/09/2020)

Justru menurut Nazili,sebagai anak muda,(DN) dikenal ulet dan tekun dalam menjalankan tugasnya,bahkan ia juga pernah beribadah bersama dengan (DN) baik saat rapat maupun saat kunjungan kerja.Sehingga penangkapan ini betul - betul mengejutkan baginya.

"Kalau kita Sholat ia pun ikut Sholat juga.Tapi kalau untuk pergaulan diluar sana kami tidak tahu ",katanya.

Penangkapan (DN) ini menjadi perbincangan di Kantornya.Gedung DPRD Kota Palembang yang terletak di Jalan Gubernur H Bastari Beberapa anggota satuan pengamanan,mengenali (DN) dari foto yang beredar di media sosial.Termasuk juga kendaraannya warna putih yang pernah dibawahnya saat ngantor terpampang dalam penangkapan oleh BNN.

Sekretaris Dewan,M Ichsanul Akmal yang juga ditemui awak media ikut terkejut saat mendengar kabar penangkapan (DN). Padahal, informasi telah beredar sejak penggerbekan yang dilakukan oleh BNN sekitar pukul 07.00 WIB pagi ini.

"Saya baru tahu dari rekan - rekan media.Sementara itu belum bisa banyak bicara apa - apa,karena kejadian juga bukan dilingkungan Kantor DPRD Kota Palembang Kita ikuti dulu perkembangan dan proses hukum ",ujarnya.

Sebelumnya,Kepala BNNP Sumsel,Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan menyebut jika(DN) sudah lama menjadi target operasi.Ia dan rekannya disinyalir sudah lama menjadi bandar Narkoba yang mengedarkan di wilayah Palembang maupun Kabupaten lain di Sumsel.Karena dikenal sangat licin pergerakannya baru bisa dimatikan oleb Tim Gabungan lewat penggerbekan pada Selasa pagi.

Di ruko Laundry yang berlokasi di Jalan Riau Kecamatan Ilir Barat I Palembang, petugas mendapati lebih dari 5 Kilogram sabu dan 30 ribu pil Ekstasi.(DN) dan rekannya terancam pidana mati sesuai dengan Undang-undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika ",pungkasnya. (Edi pirang)