Baru Seminggu Selesai Dibangun, Proyek Jalan Simpang Senuro Sudah Retak -->

Advertisement


 

Baru Seminggu Selesai Dibangun, Proyek Jalan Simpang Senuro Sudah Retak

SANGRAJAWALI
Sunday

Kondisi jalan yang baru satu minggu di bangun sudah retak-retak

Star7tv.Online | Ogan Ilir - Baru selesai satu minggu proyek pemeliharaan periodik proyek yang bernilai kontrak Rp 1 miliar yang terletak di Jalan Simpang Desa Senuro, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir sudah hancur dan retak-retak.Terkesan proyek tersebut diduga asal jadi, proyek yang di kerjakan oleh CV Putra Tunggal yang beralamat di Lorong 1 RT 002 Desa Tanjung Raja Ogan Ilir.

Dari pantauan awak media di lapangan, Jalan tersebut sudah dalam keadaan mengelupas terkesan pembangunannya banyak menggunakan pasir dari ketimbang semen dan akhirnya jadi retak-retak.

Bahkan Kepala Desa (Kades) Senuro pun mengerutu melihat kondisi Jalan yang baru dikerjakan itu sudah retak-retak mungkin ini lah proyek yang pengerjaannya diduga asal jadi saja," kata Edi Kepala Desa Senuro.

"Sangat di sayangkan pekerjaan Jalan ini baru selesai satu minggu sudah hancur dan retak-retak, sungguh kelewatan pemborongnya dalam mencari keuntungan, bagaimana masyarakat untuk bisa menikmati dalam jangka panjang belum apa-apa Jalan sudah rusak, wah gawat ini proyek gila asal jadi saja tidak memperhatikan kualitasnya ini pembprongnya mau cari keuntungan saja tapi tidak memikirkan kualitas Jalan tersebut," jelasnya, Minggu (06/09/2020).

Lanjut dia berharap agar pihak Dinas terkait untuk turun ke lapangan dan dapat melihat secara langsung Jalan yang telah dibangun tersebut dan juga agar segera untuk memanggil pihak pemborong yang mengerjakan proyek Jalan di Desa Simpang Senuro yang mana diduga dalam pengerjaannya asak jadi saja.

"Kami berharap agar pihak Dinas terkait agar bisa untuk turun ke lokasi dan melihat secara langsung kondisi Jalan yang di kerjakan tersebut, karena jalan ini belum satu minggu sudah rusak dan retak dan diduga pengerjaan jalan tersebut asal jadi," harapnya.

Begitu pun salah satu warga Desa Senuro Pei ia sangat mengeluhkan hal yang sama. "Masa Jalan baru di bangun satu minggu sudah hancur dan banyak retak-retak. Bagaimana kalau 1tahun, wah ini proyek asal jadi saja dan mau cepat selesai awas lho yang digunakan ini uang negara, tolong kepada pihak Dinas terkait agar segera untuk memanggil Kontraktornya dan jalan tersebut segera di perbaiki kembali," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, Ir Junaedi belum bisa dihubungi terkait rusaknya Jalan tersebut. (Edi pirang)