Apel Bersama Penegakan Sangsi Protokol Kesehatan Kabupaten Lebak -->

Advertisement


 

Apel Bersama Penegakan Sangsi Protokol Kesehatan Kabupaten Lebak

SANGRAJAWALI
Friday


Star7tv.Online | Lebak - Didalam sangsi denda Peraturan Bupati (Perbup)no28 tahun2020,tentang Pedoman kehidupan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Lebak. Kamis, (10/09/2020).

Tim gabungan Satpol PP,TNI,POLRI dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak,menggelar apel bersama di alun-alun Rangkasbitung dalam mengecek kesiapan dalam memberikan sangsi kepada masyarakat yg tidak mematuhi protokol kesehatan.


Dalam penerapan sangsi pelanggaran,denda terhadap pelanggar bertahap dari 10ribu sampai yg tertinggi150 rb  untuk perorangan. Untuk denda badan usaha dikenakan dari 300ribu sampai 25 juta,bahkan tidak menutup kemungkinan disegel untuk di tutup.

"Ini akan ditegur dan dipasang sticker pelanggaran dan masih dan masih melanggar juga dan tidak memakai standar protokol kesehatan di mungkinkan akan di tutup"papar Bupati Iti Oktavia Jayabaya.


AKBP Ade Mulyana sebagai Kapolres Lebak pun angkat bicara "dalam kali ini  kita ikut membatu pemerintah Kabupaten Lebak dalam melaksanakan  tahapan Perbup no 28 tahun 2020 mulai dari Polres sampai tingkat Kecamatan dan Desa,untuk mendukung progam pemerintah dalam penindakan terutama di tempat kerumunan,dipasar,di stasiun dan dijalan -jalan protokol yg ada di perbatasan Kabupaten Lebak"jelas nya.


Kampanye itu terus dilakukan untuk melaksanakan Pakai Masker, JagaJarak,dan Menghindari Kerumunan agar disiplin dan meningkatkan kesadaran bahaya covid-19 dan untuk memutus kan mata rantai penyebaran covid -19 yg ada di Banten terutama di Kabupaten Lebak.

Himbauan2 ini akan terus dilaksanakan dan akan diterapkan sambil membagikan masker 40 ribu masker kepada seluruh masyarakat secara bertahap di Kabupaten Lebak. (Kamaluddin)