10 Hari Kades Buket Seuleumak-Birem Bayeun Aceh Timur M.Kadir Tinggalkan Desa Tanpa Alasan, Masyarakat Bertanya -->

Advertisement


 

10 Hari Kades Buket Seuleumak-Birem Bayeun Aceh Timur M.Kadir Tinggalkan Desa Tanpa Alasan, Masyarakat Bertanya

SANGRAJAWALI
Friday


Star7tv.Online | ACEH TIMUR - Akhir-akhir ini masyarakat Desa Buket Seuleumak Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur bertanya-tanya tentang keberadaan kepala desa mereka yang pergi sejak 10 hari lalu tanpa alasan dan tidak diketahui secara dalam kepentingan apa dan kemana sang kades tersebut hingga kini belum kembali.

Belum lagi terjawab pertanyaan masyarakat Buket Seuluemak kemana perginya M.Kadir yang meninggalkan tanggung jawab selaku kepala desa, kini giliran Ketua BPD (Tuha Peut) Selamat Ag pergi meninggalkan desa mereka dengan alasan mengadu nasib dirantau orang. Rasa penasaran masyarakat dengan segudang pertanyaan dan keluh kesah semakin menjadi-jadi.


Salah satu tokoh masyarakat Desa Buket Seuleumak bapak Dewa Gayo sedikit memberi titik terang berbagai pertanyaan yang tak terjawab sebelumnya,

Ternyata, kepergian kedua pimpinan Desa Buket Seuluemak tersebut ada kaitannya dengan persoalan tidak berjalannya roda pemerintah desa sebagaimana mestinya,

Dewa Gayo, menjelaskan bahwa selama ini kinerja pemerintah desa dibawah kepemimpinan M.kadir terkesan sangat lambat bahkan dalam setiap tahunnya Dana Desa (DD) selalu ada Silva dengan jumlah yang cukup besar.

Ditambah lagi dari Lembaga Tuha Peut (BPD) juga kurang peduli bahkan tidak ada yang bisa menjelaskan apa dan bagaimana bisa terus terjadi Silva dari tahun ke tahun dan juga lambatnya kenirja pemerintahan desa, mereka begitu sangat tertutup kepada masyarakat setempat dalam pengelolaan Dana Desa yang mestinya dilaksanakan secara terbuka dan transparan.


Ironisnya, dikutip dari keterangan oleh salah seorang Aparat Desa Buket Seuluemak yang menjabat Kaur Keuangan yaitu saudari Mayang Sari (09/09/20) ada anggaran untuk pengadaan alat kantor (ATK) sudah lama di ambil oleh Kades M.Kadir namun barangnya tidak ada satupun yang nampak dikantor desa akibatnya pelayanan terhadap masyarakat dan fungsional Kantor Desa Buket Seuluemak mengalami lumpuh total.


Terkait pembangun fisik dari DD salah satunya kegiatan Rehab Rumah Tak Layak Huni lanjutan, Realisasinya pada akhir bulan Agustus lalu namun hingga kini belum dikerjakan.

"Saya dan masyarakat lainya berharap kepada pihak pemerintah Kecamatan dan Pemkab Aceh Timur untuk sesegera mungkin mengambil langkah tegas dalam prihal ini, jika ini berkelanjutan maka yang dirugikan bukan satu orang dan bagaimana nasib desa kami kedepannya,"Tutup Dewa Gayo. (Eko)