Peduli Nasib Mualaf Dan Pemulung "MAK KUTAK" 3 Tahun Tinggal Dibekas Kantor Syahbandar Sinabang -->

Advertisement


 

Peduli Nasib Mualaf Dan Pemulung "MAK KUTAK" 3 Tahun Tinggal Dibekas Kantor Syahbandar Sinabang

SANGRAJAWALI
Thursday


Star7tv.Online | SIMEULUE - Mak Kutak (65) warga Desa Suka Maju asal Pulau Nias salah seorang pemulung di kota Sinabang, setiap harinya Mak Kutak mengais rejeki dari tong-tong sampah mencari kotak/kardus dan barang bekas lainnya yang bisa jual lagi.

Dalam keadaan sakit-sakitan Mak Kutak mengelilingi kota Sinabang, seharian berjuang nasib dengan barang bekas dari tong sampah yang ada seputaran kota, tak sampai 20 ribu rupiah hasil yang didapat namun itu andalan satu-satunya menyambung hidup

Keadaan Mak Kutak sangat memperhatinkan, selain dalam keadaan sakit juga tak punya rumah, sebagai tempat bernaung sementara Mak Kutak dan putranya  Yuda (11) tinggal di bekas kantor Syahbandar Pelabuhan Ferry Sinabang yang berlokasi di Dusun Suka Makmur.

Derita Mak Kutak dalam perjalanan hidupnya selama ini seakan tak bertepi. Ia hampir putus asa bahkan beberapa tahun yang lalu sempat mengalami depresi dan mengasingkan diri ke hutan akibat cobaan cukup berat yang dia alami.




Setelah kehilangan segalanya Mak Kutak yang semakin rentah dan sakit-sakitan terpaksa tinggal bangunan tua Dishub Simeulue terhitung sudah 3 tahun lamanya, sedangkan kondisi bangunan sudah bocor disana-sini namun itu tempat satu-satunya untuk bernaung diri dari terik dan hujan.

Yang tinggal dalam gedung tua itu selain Mak Kutak dan putranya juga ada seorang perantau asal Sumatera Utara yang telah menjadi warga Desa Sefoyan namanya Danil (48) ia seorang mualaf kisah hidupnya juga cukup miris dan kini menjadi pemulung sama dengan Mak Kutak.

Harapan Mak Kutak kepada Pemerintah agar ia dapat dibantu untuk tempat tinggal sekaligus menjadi tempat usahanya (Kios Sembako) sebab keadaanya saat ini tidak kuat lagi berjalan jauh karena penyakit reumatik dan asam urat yang dideritanya kian hari semakin parah.


Dengan usaha itu Mak Kutak berharap dapat meringankan beban hidupnya saat ini dan dapat membiayai putra sekolah yang kini kelas 3 di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di kota Sinabang.

Sedangkan Danil berharap dapat dibantu modal usaha jual beli ikan untuk hidup lebih layak.

Setelah mendapat informasi tentang Mak Kutak, Tim STAR7 TV bersama Kepala Dusun Suka Makmur,saudara Roli,saudara Dedi Kaca dan saudari Rati Daing mendatangi kediaman Mak Kutak dan memberikan bantuan alakadarnya berupa sembako. (13/08)

Semoga saja pihak pemerintah dapat melirik nasib dan memberikan bantuan kepada saudara-saudara kita ini sehingga hidup mereka lebih baik dimasa akan datang. (Eko)