Komunitas Anti Kekerasan Datangi Polrestabes Palembang, Karna Proses Hukum Dinilai Alot -->

Advertisement


 

Komunitas Anti Kekerasan Datangi Polrestabes Palembang, Karna Proses Hukum Dinilai Alot

SANGRAJAWALI
Tuesday

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono

Star7tv.Online | Palembang - Forum Komunikasi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Sumsel mendatangi Polrestabes Palembang. Kedatangan mereka untuk menanyakan perihal kasus-kasus yang ditangani oleh penyidik Satreskrim yang di nilai sangat alot dan lambat.

Salah satunya laporan dari (RI) 26 tahun, warga Jalan Kapten Robani Kadir, Kecamatan Plaju yang melaporkan suaminya (MI) ke SPKT Polrestabes Palembang,pada Kamis (14/05/2020) yang lalu dinilai sangat alot dan lambat. Laporannya (RI) dan suaminya yang terlibat cekcok mulut yang akhirnya dengan lehernya di cekik suami hingga sulit untuk bernapas.

Tindakan kasar suami ini terjadi lebih dari sekali. Bahkan yang terakhir suaminya mencekik sampai tidak bernafas.

"Kami harap agar pihak dari kepolisian Satreskrim Polrestabes Palembang segera untuk memproses laporan yang masuk mengenai prihal kekerasan perempuan dalam rumah tangga. Agar para pelaku yang melakukan kekerasan terhadap istrinya sendiri tidak terjadi lagi," kata Nurmala selaku Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Terhadap Perempuan Sumsul, Selasa (11/08/2020).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono mengatakan, kedatangan mereka adalah untuk bersilahturahmi dan menanyakan perihal laporan kasus perempuan kekerasan dalam rumah tangga yang saat ini sedang dalam proses penyelidikan.

"Ya semuanya kita serahkan ke penyidik dalam memproses laporan yang masuk perihal kekerasan dalam rumah tangga, untuk melakukan penahanan kita serahkan ke penyidik, kita tidak melakukan tembang pilih setiap laporan yang masuk," singkatnya. (Edi pirang)