Kades Desa Ibul Besar I Membantah Adanya Pemotongan Dana BST ke Warganya -->

Advertisement


 

Kades Desa Ibul Besar I Membantah Adanya Pemotongan Dana BST ke Warganya

SANGRAJAWALI
Sunday


Star7tv.Online | Ogan Ilir - Kepala Desa Ibul Besar 1 Kecamatan Pemulutan,Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan yang berinisial (M) membantah jika adanya pemotongan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada warganya sebesar Rp.20000 per Kartu Tanda Penduduk (KK)dari 170 KK tersebut.

Kades Desa Ibul Besar 1 mengatakan,tidak ada yang namanya pemotongan BST,sebelum warga untuk mencairkan dana tersebut terlebih dahulu warga mengumpulkan KK dan mengambil Surat Pengantar untuk di bawa ke Kecamatan dan setelah di Kecamatab baru bisa untuk di cairkan BST tersebut  sebesar Rp.600.000 dengan utuh dan tidak ada pemotongan sama sekali ",kata Kepala Desa Ibul Besar 1.

"Jadi itu tidak benar adanya pemotongan dana BST terhadap warga dana yang di terima warga tetap utuh dan sepeserpun tidak ada potongan utuh berjumlah Rp.600.000 yang di terima oleh warga ",terangnya.

Ia juga menegaskan,bahwa pihaknya tidak pernah untuk memerintahkan RT  dan perangkat Desa untuk memungut atau memotong bantuan tunai dari Kemensos maupun bantuan sejenis lainnya dan apa yang telah dibantu oleh Pemerintah pasti kami salurkan kepada yang berhak dan yang benar-benar menerimanya ",kata Kepala Desa Ibul Besar I,kepada awak media star7 tv,Minggu (23/08/2020).

Lanjut dia,dari 192 KK yang berhak menerima BST tersebut hanya 170 KK yang menerima dikarnakan kouta tidak mencukupi dan ini pun bukan pihak dari kami yang mengatur data warga melainkan dari Kemensos,mana yang benar-benar layak untuk dibantu,sebelum warga mengambil atau mencairkan dana BST tersebut terlebih dahulu pihak kami memberikan Surat Pengantar untuk ke Kecamatan Pemulutan untuk dapat mencairkan BST tersebut ",ucapnya.

"Ya memang warga terlebih dahulu mengambil surat pengantar dari kami untuk ke Kecamatan,dan yang namanya adanya pemotongan BST tersebut itu tidak benar sama sekali,akan tetapi malah dari warga sendiri yang memberi kami secara sukarela dan ikhlas sebelum pencairan BST,dan kami juga tidak pernah untuk meminta atau memotong dana BST tersebut,ada warga yang ngasih kami ambil dan ada juga warga yang tidak memberi tidak juga kami permasalahkan karena ini tidak ada unsur paksaan dan kami pun menjalankan tugas ini juga secara murni demi Kemajuan Desa kami serta warga Desa Ibul Besar I ",terangnya.

"Jadi yang namanya ada pemotongan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Ibul Besar 1,Kecamatan Pemulutan,Kabupaten Ogan Ilir (OI)Sumatera Selatan itu tidak BENAR malah warga Desa Ibul Besar 1 yang menerima BST  sangat antusias menerima bantuan tersebut apalagi di masa pandemi saat ini.

"Sekali lagi saya katakan tidak ada yang namanya pemotongan Bantuan Sosial Tunai terhadap warga,mereka menerima BST tersebut utuh tidak kurang sepeserpu ",tegasnya.

Ditempat terpisah selaku Kadus Dusun 1 (AM) saat di hubungi oleh awak media star7tv melalui WhatsApp nya mengatakan,memang benar tidak ada yang namanya pemotongan dana BST tersebut kepada warga,malah justru warga yang memberi kami secara ikhlas dan kami pun tidak pernah untuk meminta atau melakukan pemotongan dana tersebut kepada warga,setiap ada bantuan dari pihak Pemerintah pasti dari pihak kami di salurkan tepat pada sasaran dan yang berhak untuk menerimanya ',tandasnya. (Edi pirang)