CCTV Ampera Rusak, Yang Hilang Puluhan Juta -->

Advertisement


 

CCTV Ampera Rusak, Yang Hilang Puluhan Juta

SANGRAJAWALI
Tuesday


Star7tv.Online | Palembang - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional BBPJN wilayah V Sumatera Selatan menyatakan Bollar atau Relling Vesib pembatas di Jembatan Ampera sebanyak 135 batang. Kasus ini telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang di proses karena kamera pengawas CCTV yang mengarah ke lokasi sedang rusak.

"Total yang hilang ada 135 Billar, yang kemarin 33. Sekarang sedang di pesan, estimasi waktunya sebulan lagi sudah terpasang. Satu Bollar ini harganya Rp 90 ribu. Jadi total Rp 40 juta total biaya untuk perbaikan termasuk kerusakan keramik," ujar Kepala BBPJN Wilayah V Sumsel Kgs Syaiful Anwar usai meninjau lokasi kejadian di Jembatan Ampera, Selasa (11/08/2020).

Dirinya sangat menyayangkan, CCTV yang berada di atas Jembatan Ampera rusak. Sehingga ia tak bisa memberikan spekulasi karena tak memiliki bukti. Posisi Bollir yang hilang, berada di sebelah kiri arah Seberang Ulu ke Ilir. Keramik bekas dudukab Bollar yang berlubang seperti sengaja di bongkar dan bukan tertabrak.

Syaiful menjelaskan, pihaknya sudah melaporkan hal ini ke Polrestabes Palembang. Selain itu, ia juga belum dapat menyampaikan hasil penyelidikan sebab CCTV sedang maintenence dalam satu bulan terakhir. Di Jembatan Ampera ini ada dua CCTV, Satu mengarah ke Seberang Ulu dan satunya ke Ilir.

"CCTV yang arah Ulu sedang rusak. Besi ini sangat kuat sekali, makanya kita serahkan kasus ini ke Polrestabes Palembang. Nanti kalau sudah ada laporannya kami sampaikan," katanya.

"Pengawasan Jembatan Ampera selain kewenangan PPK Jembatan Metropolis juga kewenangan Instansi setempat (Ada anggaran perawatan) segera lakukan perbaikan. Anggaran perawatan Ampera tahun ini Rp 300 juta, selain keramik juga perbaikan lampu," tandasnya. (Edi pirang)