Walikota Pangkalpinang Terima Kunjungan Ormas FMBB -->

Advertisement


 

Walikota Pangkalpinang Terima Kunjungan Ormas FMBB

SANGRAJAWALI
Friday


Star7tv.Online | Pangkalpinang - Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, terima kunjungan Ormas Front Melayu Babel Bersatu (FMBB), di Rumah Dinas Walikota. (17/72020) jumat pagi.

Dalam agenda kunjungan, FMBB menyampaikan 7 pernyataan sikap tuntutan penutupan tempat perjudian berkedok game ketangkasan (Game Zone) yang ada di Kota Pangkalpinang.

Mang Rahman selaku ketua FMBB dalam kunjungan menyampaikan, 7 hal pernyataan sikap yang di buat oleh para ormas islam dan majlis taklim yang ditergabung di dalam FMBB, serta di tanda tangani oleh para Alim Ulama, Habaib, pendeta dan tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan agar kota pangkalpinang bersih dari perjudian dalam bentuk apapun.

"Pagi ini kita bersama-sama mendatangi pak walikota, dalam hal menyampaikan 7 pernyataan yang sebelumya emang sudah kami buat dan alhamdullilah pak walikota menyambut baik kedatangan kami semua di rumah dinasnya. 7 pernyataan sikap yang kami sampaikan berisikan.
1.Apapun dalih dan kedoknya perjudian jelas bertentangan dengan Syariat Islam dan aturan yang berlaku saat ini.

2.Mendesak Pemerintah Kota Pangkalpinang mencabut izin arena perjudian berkedok permainan ketangkasan dan apapun bentuk dan jenis setiap perjudian.

3.Mendesak Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk tidak coba-coba menerbitkan izin permainan ketangkasan dan bentuk lainnya yang jelas dan nyata-nyata hanya sebagai kedok untuk menutupi aktivitas sesungguhnya yakni perjudian.

4. Sebagai wujud keseriusan bersama maka kami mendesak agar Pemerintah Kota Pangkalpinang dan DPRD Pangkalpinang menerbitkan Peraturan Daerah (Perda)  Kota Pangkalpinang Anti Judi atau Pelarangan Perjudian dengan segala bentuk dan jenisnya. Sehingga Pangkalpinang menjadi kota yang aman,  relegius dan insyaAllah diberkahi Allah SWT.

5. Mendesak agar pihak kepolisian dan aparat terkait segera menutup tempat perjudian tersebut dan memproses pemilik dan operatornya sesuai dengan hukum yang berlaku selambat-lambatnya 3 (tiga)  hari setelah surat pernyataan ini disampaikan.

6. Meminta segenap elemen ummat untuk terus mempetkuat ukhuwah Islamiyah dan terus berupaya agar Kota Pangkalpinang khususnya dan Babel umumnya terbebas dari perjudian,  minuman keras (miras)  dan berbagai penyakit masyarakat (Pekat)  lainnya.

7. Apabila pernyataan sikap ini tidak ditanggapi dan direspon dengan memenuhi tuntutan penutupan dan memproses pemilik dan operator perjudian tersebut maka,  kami bersama seluruh elemen ummat Islam akan menggelar aksi penutupan setiap tempat maksiat yang ada di Kota Pangkalpinang.


Pernyataan sikap yang kami buat ini di tanda tangani oleh para alim ulama, Ustadz, Habaib, tokoh masyarakat serta 7 tempat ibadah gereja yang yang ada di kota pangkalpinang di tandagani oleh para Pendeta sebagai bentuk dukungan agar tempat perjudian dalam bentuk apapun segera di tutup." Ungkapnya.

Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil Menyampaikan bahwa tempat tersebut sudah kami sikapi dan lansung di tindak lanjuti,yang di ketahui ada 6 lokasi game yang masih beroprasi 4 izin di buat 2018 sebelum walikota menjabat dan 2 nya melanjutkan.

"Saya sudah baca ini di media media terkait ini, sebelum saudara semua datang ke sini, ini sudah kami sikapi jadi langsung kamj tindak lanjuti saya pelajari ada 6 yang masih beroprasi 4 izin itu di buat 2018 sebelum zaman saya, 2 nya itu pun melanjutkan, kelemahan perizinan yang ada di pangkalpinang, dia ada izin tapi tidak ada batas waktu, maka itu langsung kita ambil tindakan akan kita kaji kembali perizinan di kota pangkalpinang ini terkait itu harus ada batas waktu." ungkapnya.



Walikota meneruskan, bahwa ke 6 pemilik usaha yang bersangkutan tersebut sudah di panggil agar menutup sementara waktu tempat tersebut. Dan walikota juga melalui PTSP membuatkan surat penutupan sementara tempat usaha Game Ketangkasan karna terkait tidak mengikuti protokol Covid-19.

"Kemarin sudah kita panggil 6 usaha itu, mereka sudah kami sarankan agar menutup itu sementara, hari ini surat itu di tanda tangani PTSP karna dia yg memberi perizinan agar yang bersangkutan segera menutup dalam rangka covid, karna pelaksanaan kegiatan di situ tidak mengikuti protokol covid, dari pada nanti menyebar covid di situ lebih baik kita stop."imbuhnya.

"Terima kasih kawan-kawan saudara semua sudah ngasih dasar saya untuk melaksanakan ini, sebelum nya ini saya sudah dapet di medsos saya poto copy langsung saya temui kapolres temui dandim kemarin untuk kami sikapi dan alhamdullilah Forkopimda menyamakan sepakat dengan walikota untuk melaku hal yang sama.

Walikota menambahkan, sudah di cek di di badan keuangan daerah (Bakeuda) bahwa usaha game zone tidak ada Pemasukan Pendapatan Daerah (PAD) di anggap usaha game zone tidak menguntungkan pemerintah kota pangkalpinang. Serta Walikota menegaskan bersama Dandim dan Kapolres kota pangkalpinang Forkopimda apabila ada oknum-oknum yang terlibat di belakang tempat usaha tersebut akan segera di berikan saksi tegas.

"sudah saya cek juga ini saya suruh Bakeuda kami untuk ngecek  apakah ada PAD kami masuk di situ dan ternyata ngak ada, ngak ada untung nya buat kami tidak ada untuknya sama sekali untuk itu dan saya tanya juga kemarin ke pak Dandim pak Kapolres apakah bener ada oknum-oknum kalian yang bermain di belakang ini karna saya denger-denger  informasinya seperti itu kami akhirnya sepakat kalau emang ada yang seperti itu mereka juga akan memberikan saksi tegas kepada anak buah mereka kalo ada."tutupnya.

Di ketahui oleh media sidaknews.com di pemberitaan sebelumnya pada tanggal 15/02/2020 hari sabtu yang berjudul
Grebek Judi Ketangkasan, Masyarakat Menilai Aparat Tebang Pili.


Dalam penyelusuran sidaknews.com 5 tempat usaha game zone yang saat ini sedang beroprasi itu sama dengan tempat usaha game zone yang bernama Green zone dengan nama tempat dan permainan mesin yang sama pada saat Penyergapan yang dilakukan oleh tim Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bersama Polda Kep.Bangka Belitung dibantu Aparat Polres Pangkalpinang di Green Zone yang beralamat di jalan Achmad Rasyidi Hamzah RT 006 RW 002, Batu Intan, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, pada Kamis (13/2/2020) malam. (Abang hans)