Walikota Palembang Geram, Lahan Parkir Sorum Simpang Polda Dibongkar -->

Advertisement


 

Walikota Palembang Geram, Lahan Parkir Sorum Simpang Polda Dibongkar

SANGRAJAWALI
Friday


Star7tv.Online | Palembang - Pemilik bangunan sorum yang ada dikawasan Simpang Polda Sumsel kalah.Setelah sebelumnya bersikeras dan tidak mengindahkan dua surat peringatan dari Dinas PU-PR,pemilik sorum akhirnya membongkar lahan parkir yang diketahui telah melanggar izin pada Jum'at (17/07/2020).

Meski dilakukan sendiri oleh pihak sorum yang dimiliki oleh Robby Hartono,pembongkaran berada dibawah pengawasan langsung oleh Kasat Pol PP Kota Palembang,GA Putra Jaya. "Diawasi sesuai intruksi,dibongkar sepanjang 6,5 meter ",tegas Putra Jaya kepada awak media star7tv.

Sebelumnya,surat peringatan kedua dari Dinas PU-PR telah dilayangkan pada Senin lalu dengan batas waktu 3X24 jam bagi pemilik parkir untuk membongkar lahan parkir tersebut yang disinyalir juga telah menutupi drainase.Padahal dikawasan tersebut kerap sering terjadi genangan air dan mengakibatkan terjadinya banjir.

Walikota Palembang,H.Harnojoyo juga sempat berang dengan sikap pemilik sorum yang tidak kooperatif dan meminta jajarannya untuk memberikan sanksi tegas. "Jadi setelah statemen Walikota mereka memilih untuk membongkar sendiri ",jelas Putra Jaya yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Camat Sukarami Palembang.

Ditempat yang terpisah,Sekretaris Dinas PU-PR Kota Palembang yang juga sebagai Plt Kabid Tata Bangunan ,Faisal mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pemilik sorum.Sebab proses ini tidak berlanjut ke pembongkaran oleh Pemkot Palembang.Apa yang dilakukan pemilik sorum pada kasus ini juga sepatutnya dapat menjadi contoh bagi masyarakat,dalam proses perizinan dan pembangunan untuk bisa sesuai dengan perizinan dan aturan yang berlaku di Pemkot Palembang.

"Batas pagar mereka dibelakang drainase atau mundur sekitar 6,5 meter.Dengan seperti ini,artinya kita tidak perlu lagi untuk mendatangkan alat berat.Kami juga berharap ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk melakukan pembangunan sesuai dengan aturan ",ungkapnya. (Edi pirang)