Waduh : Kota Palembang Kembali Masuk Zona Merah Lagi -->

Advertisement


 

Waduh : Kota Palembang Kembali Masuk Zona Merah Lagi

SANGRAJAWALI
Saturday


Star7tv.Online | Palembang - Akibat masih kurangnya penerapan disiplin protokol kesehatan dilingkungan masyarakat,mengakibatkan tingginya sebaran Covid-19.Hal ini pun menyebabkan Kota Palembang kembali lagi mengalami masuk ke zona merah.

Berdasarkan peta tingkat penularan Covid-19 yang di muat Satgas Covid-19 Provinsi Sumsel,KotavPalembang kembali memasuki zona merah setelah pada update,Kamis (23/07/2020)kembali menerima tambahan kasus baru 16 kasus.Sehingga total kasus positif Covid19 menjadi 2.136 orang.

Walikota Palembang Harnojoyo mengakui jika Kota Palembang setelah dilakukan perhitungan kembali ke zona merah.

"Ya kita masuk zona merah lagi.Memang perkembangan kasus Covid-19 ini sipat nya flutuatif,penyakit ini datang dan pergi.Kemarin kita sempat ada perbaikan dan berada di zona oranye ",katanya,Jum'at (24/07/2020).

Walikota dengan tegas mengimbau agar masyarakat dapat membantu pemerintah dengan disiplin dalam hal protokol kesehatan. "Saya mengimbau masyarakat jauhi tempat keramaian di tambah lagi virus ini berpontensi menular lewat udara bukan hanya droplet (Pernapasan) ",imbau Harnojoyo.

Bahkan,dari hasil video confrence bersama Panglima TNI,Pemerintah Pusat menyampaikan agar pemerintah daerah untuk terus memberikan edukasi ke masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. "Apalagi obatnya saat ini belum ditemukan,sehingga kesadaran kolektif yang menjadi poin penting agar penyebaran Covid-19 tidak meluas.TNI-Polri siap memberikan edukasi langsung ke masyarakat ",kata Harnojoyo.

Sementara itu,Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengungkapkan,berdasarkan paparan Dinas Kesehatan Kota Palembang dan kajian BNPB RI bahwa Kota Palembang kembali masuk ke zona merah.Ini menunjukkan bukti bahwa kedisiplinan masyarakat mulai kendor. "Terbukti hari ini kita zona merah lagi,artinya protokol kesehatan yang mulai diabaikan.Mengenai kajiannya nanti akan ada statmen resmi ",jelas Fitrianti Agustinda.

Lanjut Fitri,untuk masalah Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) nanti kita atur,apakah mau di perpanjang atau tidak,apalagi kesadaran masyarakat kurang untuk memperhatikan protokol kesehatan padahal ini demi kesehatan diri kita sendiri. "Saya juga turut mengimbau kepada para Camat,Lurah dan RT  agar turuti aturan dari pemerintah mari kita sama-sama berdoa agar wabah ini cepat berakhir,sekali lagi saya tegaskan kepada masyarakat tidak usah berkumpul di tempat keramaian,pakailah masker jika hendak keluar rumah dan cuci tangan dengan sabun serta patuhi lah protokol kesehatan ",tegasnya. (Edi pirang)