Sholat Idul Adha di Masjid Agung Palembang Dibatasi Hanya 3000 Jama'ah -->

Advertisement


 

Sholat Idul Adha di Masjid Agung Palembang Dibatasi Hanya 3000 Jama'ah

SANGRAJAWALI
Friday


Star7tv.Online | Palembang - Yayasan Masjid Agung Palembang membatasi jumlah jemaah yang mengikuti Sholat Idul Adha 1441 Hijriah. Ini dilakukan untuk menghindari kerumunan masa. Proses daging kurban pun dilakukan tidak di masjid seperti biasanya tetapi melalui Rukun Tetangga (RT) setempat.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Yayasan Masjid Agung Palembang, Kiagus Ahmad Sarnubi, Jum'at (31/07/2020).

Dia menyampaikan pada ibadah Idul Adha kali ini, jumlah jemaah yang biasa berjamaah di dalam Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo, Palembang dibatasi hanya 3000 jemaah," katanya.

Padahal di masa normal,pada saat sholat Idul Adha, jamaah yang hadir bisa mencapai 20.000 orang. Tak heran, apalagi di masa normal, jumlah jemaah bisa membanjir hingga memadati Jembatan Ampera Palembang. 

Namun tahun ini, ungkap Ahmad, jemaah hanya boleh beribadah di dalam kawasan masjid. "Kalau masjid sudah dinilai padat maka masjid akan tutup. Bagi mereka yang tidak mendapatkan tempat terpaksa tidak bisa beribadah di Masjid Agung Palembang," ucapnya.

Dia menuturkan, sejak Pemerintah Kota Palembang menerapkan protokol kesehatan semua kegiatan di dalam masjid harus berdasarkan protokol kesehatan. Misalnya, semua jemaah harus mengenakan masker,suhu tubuh tidak boleh lebih dari 37.5 derajat celsius, mereka juga harus membawa sejadah sendiri dari rumah, menjaga jarak minimal satu meter dan mencuci tangan pakai sabun," ujarnya.

Sarnubi mengatakan,pembatasan ini tidak hanya terjadi pada saat perayaan Idul Adha tetapi juga diterapkan pada Idul Fitri. Bahkan, saat itu Masjid Agung tidak membuka masjid untuk ibadah Sholat Idul Fitri. "Tahun ini perayaan Idul Fitri dan Idul Adha tergolong sangat sederhana," kata Sarnubi kepada awak media star7tv.

Lanjut Sarnubi, untum menghindari kerumunan, proses penyembelihan hewan kurban pun akan dilakukan pada Jum'at (31/07/2020) malam.

"Daging kurban akan dibagikan langsung kepada orang yang berhak menerimanya melalui Ketua Rukun Tetangga (RT) masing-masing nantinya setiap kepala keluarga akan mendapatkan jatah daging kurban sebantak 1 kilogram," terangnya.

Proses pendataan masih berjalan hingga saat ini ada 12 RT disekitar kawasan Masjid Agung Palembang yang akan mendapatkan daging kurban.

Ada 9 ekor sapi dan 6 kambing yang akan disembelih pada Idul Adha tahun ini. Diantaranya sapi yang akan di sembelih ada sapi kurban dari Presiden Joko Widodo dan juga dari Gubernur Sumsel H.Herman Deru dan daging kurban ini akan kita bagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya," tandasnya. (Edi pirang)