Pasien Isolasi Dinyatakan Sembuh Covid-19 -->

Advertisement


 

Pasien Isolasi Dinyatakan Sembuh Covid-19

SANGRAJAWALI
Wednesday


Star7tv.Online | Lubuklinggau - Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Lubuklinggau, Ari Martaredo, dinyatakan sembuh dari Covid-19. Ia telah menjalani 49 hari di isolasi di Bandiklat Kota Lubuklinggau, bahkan menjalani sembilan kali swab.

Ari menuturkan jika ia sudah sembuh sejak tiga pekan lalu, setelah hasil swab test terakhir yang dikeluarkan oleh BBLK Palembang dinyatakan sembuh. “Sejak tiga minggu lalu sebenarnya saya sudah dinyatakan sehat, tapi saya pilih masih bertahan untuk di isolasi,” kata Ari, Selasa (28/7/2020).
Diakuinya, alasannya bertahan dan tidak memilih langsung pulang ke rumah karena khawatir menularkan pada orang lain, mengingat keluarganya baru sembuh dari Covid-19.

“Awalnya saya kena (Covid-19) saya merasakan badan merasa meriang. Akhirnya meminta rapid test, hasilnya tiga kali saya rapid test hasilnya non reaktif,” terangnya.

Karena masih tidak yakin akhirnya ia pun meminta kepada gugus tugas untuk dilakukan swab test, karena saat itu ia tidak bisa merasakan bau dan tidak bisa merasakan pedas dan manisnya makanan.

“Setelah dilakukan swab test hasilnya positif, akhirya langsung dilakukan diisolasi di bandiklat,” ujarnya.

Ia menceritakan, bisa terjangkit Covid-19 karena kurang pandai menjaga kesehatan, padahal ia mengaku selama ini intensitas dan mobilitasnya sebagai ASN sangat tinggi.

“Kemarin saat saya merasa sehat, saya jarang sekali mencuci tangan, seperti keluar masuk ATM, dan tempat belanja dan tempat -tempat umum, sehingga saya terkena (positif),” paparnya.

Ia sadar dan mengaku terjangkit Covid-19 mungkin cara Tuhan untuk menegurnya agar selalu memperhatikan kesehatan dan kondisi badannya.

“Saya merasa bersyukur selama saya terkena (Covid-19) tidak ada pada badan saya atau yang saya rasakan benar-benar mengganggu aktivitas saya sehari-hari,” terangnya.

Selain itu, selama menjalani isolasi ia bisa mendekatkan diri dengan Tuhan yang maha esa, bisa bangun pagi shubuh, langsung olahraga,  sarapan dan langsung berjemur sinar matahari pagi.

“Pada intinya virus corona ini ada, jangan mentang-mentang kita sehat tapi ternyata kita kena, kasian keluarga di rumah,” ujarnya. (Galsa)