KECEWA !!! ANUAR, Warga Korban Gempa Bumi, Ungkapan Manis Hanya Harapan Semu -->

Advertisement


 

KECEWA !!! ANUAR, Warga Korban Gempa Bumi, Ungkapan Manis Hanya Harapan Semu

SANGRAJAWALI
Wednesday


Star7tv.Online | SIMEULUE - ANUAR TEL (48) masyarakat Desa Badegong Kecamatan Teupah Selatan - Simeulue salah seorang warga yang terkena dampak dari musibah bencana alam Gempa Bumi pada hari Selasa,7 Januari 2020 atau sekitar 7 bulan yang lalu.

Akibat Gempa Bumi tersebut telah menghancurkan dan merobohkan bagian-bagian vital bangunan rumah ANUAR, saat ini kondisi rumahnya sangat tidak layak huni lagi.

Apa hendak dikata, ANUAR sekeluarga tak ada tempat tinggal lain selain rumah itu sehingga mau tidak mau memaksa mereka tetap tinggal dalam rumah dengan keadaan yang sangat memprihatinkan dan mengancam jiwa penghuni karena bisa saja terjadi sewaktu- waktu serpihan beton dinding rumah yang sudah retak-retak terjatuh dan menimpa mereka pada saat istirahat atau beraktifitas dalam rumah.

Saat ditanya awak Media yang hadir kerumahnya, bagaimana perhatian dan bantuan sosial dari pemerintah setempat, ANUAR menuturkan;

"Pada hari Gempa terjadi, yang langsung datang kemari menolong saya dan membersihkan lokasi rumah saya juga mendirikan tenda darurat adalah pihak Polsek dan Koramil Teupah Selatan, saya sangat berterimakasih kepada bapak dari POLISI dan TNI yang telah bersungguh-sungguh dan ikhlas membantu saya,"Tutur Anuar (15/07/2020)

"Kalau dari pemerintah Kabupaten Simeulue, sekitar 7 hari selesai Gempa mereka hadir kemari yaitu Wakil Bupati dan rombongan termasuk Kepala BPBD saat itu, sekitar 5 mobil parkir didepan rumah saya,

"Wakil Bupati dan rombongannya masuk kerumah saya hingga ke dapur, mereka foto disana-sini dan mencatat apa yang mereka lihat, selanjutnya mereka pergi dan hingga sekarang tidak ada kelanjutkan dari kunjungan mereka, apakah itu rehab rumah saya atau bantuan sosial lainnya  belum ada saya terima dari Wakil Bupati baik pada saat mereka datang kemari maupun sesudahnya,"Katanya

Beberapa bulan setelah Gempa Bumi itu, ANUAR membuat surat permohonan (Proposal) bantuan sosial dan rehab rumahnya sesuai anjuran dari Wakil Bupati Simeulue pada saat kunjungannya,
Salah satu tujuang Proposal itu ke BPBD dengan tembusan kebeberapa instansi serta kepala daerah Simeulue,

ANUAR, Beberapa kali berusaha ingin menjumpai Wakil Bupati di kantornya namun tak berhasil selalu tidak berada ditempat, tembusan Proposalnya pun titip pada seseorang yang mengaku ADC dikantor Bupati Simeulue.

Selaku masyarakat yang timpa musibah dan kurang mampu, tentu sangat berharap ungkapan manis dari Wakil Bupati tersebut terwujudnya bukan hanya isapan jempol saja, Namun apa dinyanak sesuai ungkapan lirih ANUAR yang merasa kecewa atas sikap dari sang Wakil Bupati pilihannya,...

Sambung ANUAR, "Beginilah nasib orang-orang miskin seperti saya ini pak, mudah saja dipermainkan dan terlupakan dibalik daun, kami hanya diperlukan ketika masanya saat berburu kursi kekuasaan. Setelah itu kami terlupakan dan tak diingat, semua itu hanya janji manis saja agar kami yang miskin terpukau,

"Saya merasa sangat kecewa, karena mereka sudah hadir kemari dan melihat sendiri serta menganjurkan saya membuat permohonan. Namun apa hasilnya, saya hanya dijadikan objek mereka saja, mereka hadir kemari foto-foto dirumah saya yang hancur lalu pergi. Apa tujuannya ???

"Memang pak saya orang miskin tinggal didesa namun tak sebodoh yang mereka pikir, mereka hanya memanfaatkan keadaan saya untuk berbagai kepentingan mereka saja bukan sebenarnya melihat, memikirkan dan membantu masyarakat yang membutuhkan,"Dalam ungkapan kecewanya

"Saya pak, kami sekeluarga bagian tim pendukung pasangan Bupati & Wakil Bupati saat ini pada masa pilkada dulu, bapak bisa lihat itu di dinding saya banner mereka yang masih saya pajang hingga kini,"Jelas Anuar sambil menunjuk banner didinding rumahnya.


Terlihat jelas diraut wajah ANUAR rasa kecewa yang mendalam, merasa terlupakan dan dipermainkan dalam sikap dan bahasa santun yang memukau namun berujung pahit tak berbuah nyata. (Eko)