Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Siswa di Palembang Lanjut Sekolah Dari Rumah -->

Advertisement


 

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Siswa di Palembang Lanjut Sekolah Dari Rumah

SANGRAJAWALI
Tuesday

Ilustrasi belajar dirumah

Star7tv.Online | Palembang - Kasus positif Covid-19 di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel).terus mengalami kenaikan. Akibatnya, sratus belajar siswa yang di rencanakan mulai kembali Kegiatan Belajar Mengajar (KMB) langsung di sekolah atau tatap muka akhirnya terap melangsungkan belajar dari rumah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto menyebut rencananya para siswa masuk sekolah di tahun ajaran baru. Namun rencana itu batal dan semua siswa baik SD, SMP belajar dari rumah hingga 29 September 2020.

"Belajar siswa di rumah harusnya berakhir hingga tahun ajaran baru. Tetapi sekarang dilanjutkan Pelajaran Jarak Jauh (PPJ)," ungkap Ahmad Zulinto, kepada wartawan star7tv di Palembang, Senin (20/07/2020).

Meskipun siswa belajar di rumah, Zulinto meminta orang tua tetap melakukan pemantauan. Dengan begitu, pelayanan ataupun pendidikan anak tetap tersalurkan.

Tidak hanya itu, pihak sekolah juga di minta menyiapkan secara matang kurikulum bagi siswa. Terutama di tengah masa pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia.

"Sekolah juga harus menyiapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Ini di susun dan dilaksanakan oleh satuan pendidikan pada masa pandemi dengan memperhatikan kondisi keterbatasan masing-masing satuan pendidikan," kata Zulinto.

Selanjutnya, Zulinto meminta wali kelas dan orang tua murid tetap berkomunikasi secara intens lewat aplikasi online atau grup. Terutama untuk memberikan informasi dan proses belajar anak di rumah.

Bila mengalami keterbatasan fasilitas terkait jaringan atau kuota internet, orang tua siswa di minta datang untuk ke sekolah. Nantinya orang tua akan mendapatkan bahan belajar anak di rumah.

"Jadi tidak ada lagi alasan bagi siswa yang tak dapat menjangkau askes internet atau tidak memiliki handphone Android. Semua orang tua bisa langsung datang ke sekolah untuk mendapatkan bahan pelajaran," jelas Zulinto. (Edi pirang)