Game zone Pangkalpinang Tutup Sementara -->

Advertisement


 

Game zone Pangkalpinang Tutup Sementara

SANGRAJAWALI
Saturday


Star7tv.Online | Pangkalpinang - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Dinas Penanaman Modal (DPM) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan tenaga kerja (NAKER) kota pangkalpinang, keluarkan Surat Keputusan (SK) Walikota penutupan sementara tempat usaha permainan game ketangkasan (Game Zone) di wilayah Kota Pangkalpinang. Sabtu (18/7/2020).

SK di buat Menindak lanjuti hasil temuan di lapangan dalam pelaksanaan pegawasan dan pengendalian terhadap tempat usaha permainan ketangkasan dalam lingkup pemkot pangkalpinang oleh tim pengawasan dan pengendalian dinas penanaman modal. Pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja kota pangkalpinang pada tanggal 10 juli 2020.


Enam keputusan isi (SK) yang harus di patuhi Pengelola/Pengusaha Game Ketangkasan.

1. Peraturan menteri pariwisata Repulublik indonesia nomor 10 tahun 20 tanggal 28 agustus 2018 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik pariwisata.

2. Surat edara Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/335/2020 tanggal 20 mei 2020 tentang protokol pencegahan penularan corona virus disease 2019 (Covid-19) di tempat kerja sektor jasa dan perdagangan (AREA PUBLIK) dalam mendukung keberlangsungan usaha.

3.Temuan lapangan bahwa tempat usaha permainan ketangkasan belum menerapkan protokol kesehatan penanganan COVID-19, di antaranya masih di temukan pengunjung yang tidak mengenakan masker, tempat bermain yang menerapkan jarak fisik minimal 1 meter, beberapa tempat usaha belum melakukan  pemeriksaan suhu badan bagi pengunjung yang akan masuk ruangan dan rawan terhadap kerumunan di mana tidak adanya control pembatasan jumlah pengunjung/pelanggan yang masuk ke gedung area permainan.

4.Berdasarkan pada poin nomor 1 sampai dengan 3 di atas, dengan ini arena permainan ketangkasan (Usaha Arena Permainan) dalam lingkup pemerintah kota pangkalpinang di lakukan penutupan sementara, terhitung hari sabtu 18 juli 2020 sampai dengan batas waktu yang belum di tentukan.

5. Dalam penentuan batas waktu poin no 4 di atas, dinas penanaman modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang selaku penerbit izin usaha akan melakukan koordinasi dengan instansi yang berwenang terkait dengan penangganan Covid-19 di Kota Pangkalpinang.

6. Para pengurus/pengusaha untuk segera melaksanakan instruksi ini sesuai dengan poin no 4 di atas dan bagi pengurus/pengusaha yang tidak melaksanakan akan di lakukan penindakan oleh pihak yang berwenang.

Jumat 17/7 Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil Mengatakan, di ketahui ada 6 lokasi game ketangakasan yang masih beroperasi 4 izin di buat 2018 sebelum walikota menjabat dan 2 nya melanjutkan.

"ada 6 yang masih beroprasi 4 izin itu di buat 2018 sebelum zaman saya, 2 nya itu pun melanjutkan, kelemahan perizinan yang ada di pangkalpinang, dia ada izin tapi tidak ada batas waktu, maka itu langsung kita ambil tindakan akan kita kaji kembali perizinan di kota pangkalpinang ini terkait itu harus ada batas waktu."ungkapnya.

Walikota meneruskan, bahwa ke 6 pemilik usaha yang bersangkutan tersebut sudah di panggil agar menutup sementara waktu tempat tersebut. Dan walikota juga melalui PTSP membuatkan surat penutupan sementara tempat usaha Game Ketangkasan karna terkait tidak mengikuti protokol Covid-19.

"Kemarin sudah kita panggil 6 usaha itu, mereka sudah kami sarankan agar menutup itu sementara, hari ini surat itu di tanda tangani PTSP karna dia yg memberi perizinan agar yang bersangkutan segera menutup dalam rangka covid, karna pelaksanaan kegiatan di situ tidak mengikuti protokol covid, dari pada nanti menyebar covid di situ lebih baik kita stop."imbuhnya.

"saya temui kapolres temui dandim kemarin untuk kami sikapi dan alhamdullilah Forkopimda menyamakan sepakat dengan walikota untuk melakukan hal yang sama.

Walikota menambahkan, sudah di cek di di badan keuangan daerah (Bakeuda) bahwa usaha game zone tidak ada Pemasukan Pendapatan Daerah (PAD) di anggap usaha game zone tidak menguntungkan pemerintah kota pangkalpinang.

"sudah saya cek juga ini saya suruh Bakeuda kami untuk ngecek apakah ada PAD kami masuk di situ dan ternyata ngak ada, ngak ada untung nya buat kami tidak ada untuknya sama sekali untuk itu."jelasnya. (Abang hans)