Gagahi Anak Tiri, Seorang Ayah di Lubuklinggau Ditangkap Polisi -->

Advertisement


 

Gagahi Anak Tiri, Seorang Ayah di Lubuklinggau Ditangkap Polisi

SANGRAJAWALI
Tuesday


Star7tv.Online | Lubuklinggau - Petugas Sat Reskrim Polres kota Lubuklinggau menangkap Miswanto (51) warga Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau I sumatra selatan. Pasalnya karena ia diduga mengagahi anak tirinya EM (17) hingga hamil 6 bulan.

Kapolres kota Lubuklinggau AKBP Mustofa didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan dalam pres rilis, Selasa (7/7/2020) menjelaskan kasus ini menjadi atensi Polres kota Lubuklinggau. Apalagi rata-rata kasus cabul di kota Lubuklinggau setahun bisa mencapai lima hingga enam kasus tersebut.

Oleh karenanya Kapolres menghimbau orang tua menjaga putra dan putrinya, karena kasus pencabulan bisa dilakukan oleh anak dibawa umur sebagai korban maupun sebagai pelaku.

"Mari kita jaga kembali putra-putri kita, kalau mereka tidak pulang tolong dicari," harapnya.


Kapolres AKBP Mustopa juga mengungkapkan cukup miris dengan perkara seperti ini, dan akan berkoordinasi dengan Dinas yang terkati di Kota Lubuklinggau agar hal ini tidak terjadi lagi seperti ini.

Masih menurut Kapolres, kasus cabul ancaman hukumannya cukup berat, dan dirinya sebagai Kapolres dan jajaran tidak pandang bulu dengan kasus ini dan akan menindak tegas.

"Kami akan berkoordinasi dengan JPU agar memberikan hukuman maksimal, karena kasus ini membuat anak-anak rusak masa depannya,” kata dia.

Sementara tersangka, mengaku menyetubuhi anak tirinya, dengan alasan khilaf dan suka sama suka. "Saya khilaf pak," diakuinya dihadapan Polisi.

Meski Khilaf, pelaku mengakui kalau menyetubuhi anak tirinya sudah 10 kali, berawal ia menyukai anak tirinya yang sedang tiduran didepan televisi tersebut. Karena ia melihat paha anak tirinya dan daun muda, membuat ia nafsu syahwatnya naik, pelakupun mencoba membujuk anak tirinya tersebut agar mau menuruti nafsu ayah tirinya.

"Awalnya dia tidak mau, setelah dibujuk akhirnya dia mau," ungkap pelaku.

Pelaku mengakui jika menyetubuhi korban di rumah saat ibu kandung korban yang sedang pergi. Bahkan diakui pelaku istrinya memberikan pelayanan, namun karena korban ini daun muda sehingga ia tertarik.

Diketahui hamilnya EM (17), setelah ia pergi ke Lampung tak kunjung pulang ke Lubuklinggau. Kakaknya pun curiga, sehingga memaksa EM pulang.

Saat pulang ke kota Lubuklinggau, akhir Juni lalu, diketahui korban sudah berbadan dua, hamil 6 bulan. Sang kakak pun menanyakan siapa yang mengagahi, ternyata bapak tirinya.

Korban EM diduga digagahi oleh ayah tirinya Miswanto (51), pada 14 Januari 2020 di rumah tersangka, sebelum korban berangkat ke kota Lampung. (Galsa)