Dengan Upah Rp 1 Juta, Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati -->

Advertisement


 

Dengan Upah Rp 1 Juta, Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati

SANGRAJAWALI
Tuesday


Star7tv.Online | Palembang - Tak hanya mengamankan seorang bandar narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 800 butir. Anggota Satres Narkoba Polrestabes Palembang juga berhasil menangkap seorang pelaku pengedar narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Pelaku adalah Sopian (36), warga Lorong Karya Bakti,Kelurahan Ogan Baru, KecamatanKertapai Palembang. Penangkapan terhadap pelaku sendiri berawal dari laporan masyarakat.

"Mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya penjualan narkoba, anggota Satres Narkoba Polrestabes langsung melakukan penggerebekan dan pengeledahan di rumah pelaku Sopian," kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Sedyadji, melalui Kasat Narkoba, AKBP Siswandi, Selasa (28/07/2020).

Dari penggeledahan, terang Siswandi, petugas menemukan barang bukti berupa enam bungkus narkotika, terdiri empat bungkus sedang dan dua bungkus kecil sabu. Barang haram tersebut di bungkus plastik klip bening dengan berat bruto 45,62 gram dan 40 butir narkotika jenis pil ekstasi logo Supermen warna hijau dengan berat bruto 15,67 gram.

Saat dilakukan penangkapan,pelaku tidak melakukan perlawanan saat akan di tangkap sehingga kita mudah untuk membawanya beserta barang bukti ke Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut mengenai kasus tersebut," katanya.

"Akibat ulahnya yang sudah mengedarkan pil ekstasi pelaku terancam pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati dan pidana penjara seumur hidup," jelasnya.

Pelaku Sopian mengatakan, sudah dua tahun ia menjalankan bisnis tersebut dengan keuntungan Rp 1 juta untuk sekali mengantar pil ekstasi tersebut.

"Saya kenal dengan pelaku bandar, biasanya dia sering mengantar barang tersebut kerumah saya untuk sekali antar, dari barang tersebut saya mendapat upah sebesar Rp 1juta," ucap Sopian kepada media star7tv. (Edi pirang)