Meskipun Belajar Dirumah, Putri Murid SDN 21 Kota Lubuklinggau Tetap Semangat -->

Advertisement


 

Meskipun Belajar Dirumah, Putri Murid SDN 21 Kota Lubuklinggau Tetap Semangat

SANGRAJAWALI
Tuesday


Star7tv.Online | Lubuklinggau - Semenjak virus corona/covid-19 tersebut mewabah, salah satunya juga berdampak pada sektor pendidikan. Hal ini menyebabkan Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi diliburkan untuk sementara waktu.

Salah satu contohnya adalah SDN 21 kota lubuklinggau yang menerapkan pembelajaran lewat online.

Salah satu orang tua putri murid SDN 21 kota lubuklinggau, ketika di wawancarai oleh media www.star7tv.online selasa (21/7/2020) mengatakan, salah satu anaknya yang masih duduk dibangku SDN 21  kota lubuklinggau sumsel, tetap bersemangat belajar melalui pembelajaran online.

"Walaupun belajar dari rumah, anak saya tetap disiplin dan selalu mendengarkan apa yang saya katakan. Dan anak saya pada setiap harinya juga selalu bersemangat dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan gurunya,” ujar hani orang tuanya.

Hani tiara salah satu orang tua murid yg sekolah di SDN 21 kota lubuklinggau mengatakan, dari pihak sekolah pada setiap harinya memberikan satu sampai tiga materi pelajaran kepada anaknya melalui online.

"Tugas-tugas yang diberikan kepada anak saya, yang berupa tugas tulis maupun video terkait pelajaran, nantinya akan dikirim ke grup WhatsApp kelas yang telah dibuatkan oleh wali kelasnya,” kata hani tiara.

Lebih jauh hani tiara menuturkan, dengan adanya virus corona ini yang menyebabkan anak-anaknya belajar dari rumah, membuat pengeluarannya memang menjadi bertambah. Walaupun dalam hal ini, dirinya tidak memberi uang jajan untuk sekolah, namun ia harus membelikan kuota internet untuk kepentingan pengiriman tugas anaknya.

Disisi lain, menuturkan dirinya kadang merasa mengeluh ketika anaknya tidak mempergunakan kuota internet yang ia belikan hanya untuk keperluan belajar saja. Sehingga menyebabkan kuota menjadi boros.

"Saya berharap agar virus ini cepat berakhir, sehingga nantinya keadaan bisa kembali normal,” harap hani orang tua putri. (Galsa)