-->

Notification

×

Iklan


Iklan


Kejari Lubuklinggau Musnahkan Puluhan Senpi Rakitan

Wednesday | June 17, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-06-17T10:46:17Z

Star7Tv.Online | Lubuklinggau - Puluhan senjata api (senpi) rakitan hasil penangkapan dan penyerahan dari masyarakat Kota Lubuklinggau sumatra selatan, Musi Rawas dan Muratara dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau sumatra selatan, Rabu (17/6/2020).

Senpi rakitan tersebut yang dimusnahkan terdiri dari 11 pucuk senjata laras pendek 2 pucuk senpira jenis kecepek, 25 butir amunisi aktif dan 31 senjata tajam berbagai jenis.Juga dimusnahkan narkotika jenis ekstasi yang dimusnahkan sebanyak 27,5 butir dan barang bukti sabu -sabu sebanyak 144 gram.

Pemusnahan berlangsung dipimpin oleh Kejari Lubuklinggau sumatra selatan, Willy Ade Chaidir bersama Forkompinda Lubuklinggau, Kabupaten Mura dan Muratara.

Senpi rakitan laras panjang dan pendek itu dimusnahkan dengan cara dipotong-potong menggunakan alat pemotong besi, masing-masing perwakilan OPD terlibat langsung dalam pemotongan senpi itu.

Selesai pemusnahan senpi dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti jenis narkoba dan empat mesin judi bar-bar dengan cara dimasukkan dalam dua tong besar dan dibakar.

Kejari Lubuklinggau Willy Ade Chaidir mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penyitaan dari sejumlah perkara di Kota Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara.

"Yang kami musnahkan ini barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap sesuai dengan putusan pengadilan dari periode Maret 2019 – Febuari 2020," ungkapnya pada wartawan.

Ia menyampaikan semua barang bukti yang dimusnahkan ini sudah dilakukan penelitian terlebih dahulu, baik itu untuk perkara senpira, narkotika jenis sabu, dan sajam.

"Semuanya ini merupakan hasil kejahatan yang dilakukan oleh para narapidana baik dari Polres Lubuklinggau, Polres Musi Rawas, Polres Muratara serta BNN dengan jumlah total 152 perkara," ujarnya.

Ia pun mengimbau dengan adanya pemusnahan tersebut agar masyarakat Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara tersebut menjadi sadar hukum, karena perbuatan melanggar hukum bisa berakhir pidana.

Karena membawa sajam senpi dan narkotika itu tidak betul dan perbuatan melanggar hukum.( Galsa )
×
Berita Terbaru Update