Isak Haru Fatma Janda Miskin Beranak 6, Saat Terima Kunci Rumah dari Dandim 1314/Gorut -->

Advertisement


 

Isak Haru Fatma Janda Miskin Beranak 6, Saat Terima Kunci Rumah dari Dandim 1314/Gorut

Thursday


Star7Tv.Online|Gorontalo - Seorang warga Janda miskin, Fatma Tanani (49) menyambut dengan tangisan isak haru ketika melihat setempat di Dusun Tiga, Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo rumah reot miliknya disulap jadi rumah permanen oleh Kodim 1314/Gorut dan Koramil 1314-02/Limboto, Rabu (17/6/2020).

Bagaimana tidak, rumah reot milik Fatma, Janda beranak 6 orang  yang sebelumnya berbahan sisa-sisa tripleks bekas dan berukuran 3x5 m itu kini sudah kinclong dengan kondisi type 36 dan sudah bisa dihuni bersama keluarganya.


"Saya tidak tahu mau bilang apa untuk mengungkapkan rasa haru saya dengan kondisi sekarang. Beberapa bulan lalu masih dalam kondisi reot berbahan tripleks bekas. Kini sudah sangat bagus, sehingga kami bisa tinggal dengan nyaman bersama keluarga. Kami sangat berterima kasih kepada pihak TNI-AD khususnya Pak Danrem, Pak Dandim, Pak Danramil serta semua anggota Babinsa  yang sudah ikut membantu pembangunan rumah ini. Semoga Allah SWT bisa membalas semuanya," ungkap Fatma  dengan isak tangis.

Dandim 1314/Gorut Letkol Arm F.Andrean G. SH.MM yang diwakili oleh Danramil 1314-02/Limboto, Kapten Inf Abdul Kabir Lessy saat meresmikan program bedah rumah warga miskin milik Fatma mengatakan, pihaknya akan selalu siap turut membantu warga miskin khususnya rehab rumah layak huni.

"Program bedah rumah layak huni ini akan terus kita lanjutkan guna membantu keluarga miskin yang membutuhkan bantuan. Seperti yang dirasakan oleh ibu Fatma ini. Kalau dulu kondisinya masih rumah reot yang terbuat dari tripleks bekas, Rumah ini juga tanpa MCK dan air bersih. Sekarang sudah jadi permanen dengan type 36 lengkap dengan MCK, Air bersih. Sehingga bisa hidup dengan kondisi yang cukup refresentatif bersama keluraganya," ujar Danramil.

Menurut Danramil, pelaksanaan program bedah rumah tersebut berawal dari rasa prihatin Dandim 1314/Gorut yang sangat peduli terhadap kondisi warga miskin yang belum maksimal mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Karena kami melihat masih banyak warga miskin yang belum mendapatkan bantuan rumah layak huni dari pemerintah. Kalaupun ada, masih banyak ketimpangan dan belum tepat sasaran. Makanya kemudian kami gagas program bedah rumah ini juga melibatkan sejumlah donatur yang tidak mengikat," ujar Dandim 1314/Gorut Letkol Andrean saat dikonfirmasi via telepon selularnya.

"Seperti biasanya Dandim 1314/Gorut yang Low Profile mengatakan semua ini hanya karena 'Allah SWT," tandasnya.

Sementara itu dari unsur Pemerintah Desa yang diwakili oleh Sekdes Padengo, Nurfallah Abdul, yang hadir dalam kesempatan itu mengapresiasi langkah TNI AD khususnya Danrem, Dandim serta Danramil setempat yang ikut membantu pemerintah dalam pengentasan warga miskin di Desa Padengo.

"Kami sangat berterima kasih kepada Korem, Kodim dan Koramil 1314-02/Limboto yang kian terus menunjukan keseriusannya bersama-sama dalam pengentasan angka kemiskinan di Desa Padengo khususnya melalui bedah rumah. Dalam hemat saya, baru kali ini ada pihak Tentara turun tangan membedah rumah warga di Desa Padengo ini. Semoga program-program yang baik seperti ini tetap dilanjutkan," imbuh Sekdes Padengo, Nurfallah Abdul.

Turut hadir dalam kegiatan penyerahan "Kunci" rumah layak huni, Kapten Inf. Abdul Kabir Lessy, Lettu Inf Yusuf Gani, Sertu Tumongka Babinsa Padengo, Anggota Koramil 1314-02/Limboto, Sekertaris Desa Padengo Nurfallah Abdul, serta masyarakat seputaran rumah Fatma Tanani. (Pungky)