Dimasa Pandemi, Para Pemilik Cafe di Angkola Timur Beralih Profesi Tani -->

Advertisement


 

Dimasa Pandemi, Para Pemilik Cafe di Angkola Timur Beralih Profesi Tani

Friday


Star7Tv.Online | Tapanuli Selatan  - Sejumlah masyarakat Kampung Kapuran, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan berkomitmen menutup usaha cafe-cafe mereka dan beralih usaha di bidang pertanian.

"Komitmen masyarakat Kapuran ini setelah mendapat masukan berbagai pihak termasuk MUI dan Forkopimcam," kata Camat Angkola Timur Ricky H Siregar, Kamis (11/6).

Lokasi cafe-cafe tersebut selama ini dinilai banyak orang negatif. Karena menyediakan berbagai minuman keras seperti tuak dan lainnya.

"Hanya saja setelah langkah persuasif dan pembinaan dilakukan apalagi larangan berkumpul akibat pandemi COVID-19 akhirnya hati sejumlah pemilik cafe luluh dan mau diajak bertani," katanya.

Saat itu Forkopimcam mulai Camat, Danramil 018/Pargarutan, Kapolsek Sipirok, MUI Kecamatan menyampaikan bahwa menjual minuman keras termasuk tuak tidak baik bahkan menentang agama.

"Kita akan terus bina mereka sebagai petani dengan bersinergi dengan pihak seperti Dinas Perikanan, Pertanian, Ketahanan Pangan, PMD, termasuk perusahaan yang ada di daerah ini," sebutnya.

Soalnya pemilik cafe beralih usaha ke pertanian butuh perhatian serta keterampilan sesuai porsinya masing-masing. "Alhamdulliah para pemangku kepentingan setuju," katanya.( TR )