-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Di Kabupaten Berau Tidak Ada Lagi Desa Yang Tertinggal

Monday | June 22, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-06-22T10:30:02Z

Star7Tv.Online | Kab. Berau - Ditengah penemi Covid-19 Pemkab Berau, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) diakhir bulan Shawal 1441 H, tim pelaksana menejemen program Pejuang SIGAP Sejahtera (PSS)  melakukan silaturahmi  dengan Pegiat Pembangunan Kampung (PPK), melalui zoom meeting yang dipusatkan di ruang meeting Diskominfo, Senin (22/6) tadi pagi. 

Acara tersebut dibuka Bupati Berau, H Muharram S.Pd MM, didampingi Kepala DPMK, Ir H Ilyas Natsir MM, beserta beberapa stafnya dan mengundang salah satu dosen  Universitas Gajah Mada (UGM), Johar Efendi.

Dalam silaturrahmi ini  Bupati Berau, H Muharram S.Pd MM menyampaikan terimakasihnya kepada PSS, kepala kampung, para PPK, pendamping kampung serta pihak – pihak yang terkait yang selama ini turut serta membangun desa bersama masyarakat setempat.

Sehingga di Kabupaten Berau tidak ada lagi desa yang tertinggal, apa lagi desa yang sangat tertinggal, yang ada desa berkembang, desa maju bahkan sudah ada desa yang mandiri.

"Prestasi ini perlu ditingkatkan, dan inilah menurut saya kreteria keberhasilan pembangunan pedesaan," ungkapnya.

Melalui hikmah dibalik ujian Covid-19 yang ditakdirkan Allah SWT, menurut Muharram, merubah penghematan kehidupan hingga 60 % lebih baik. Salah satunya adalah dilaksanakannya acara seperti ini, hanya cukup membayar kuota sesuai pemakian.

Sementara dikondisi normal, biaya acara seperti ini jika dilaksanakan sekala nasional, maka biaya bisa mencapai ratusan miliar kalau digabungkan biayanya.

"Nah begitu pula sekala kabupaten, tentu biayanya bisa mencapai ratusan juta. Sebab harus menggunakan alat transportasi, menghadirkan nara sumber, hotel dan lain sebagainya. Nah, dengan kondisi seperti musim Corona dan cukup  melalui aplikasi ini, paling tidak hanya sekitar dibawah Rp 5 jutaan saja. Untuk itu pertemuan – pertemuan seperti ini harus dibiasakan, agar dapat mengefisiensi APBD," terangnya.

Selain itu Muharram juga berharap kekompakan seperti ini terus - menerus diangun, meski kondisi seperti sekarang ini pandemi Covid-19 demi kemajuan seluruh desa yang ada di Kabupaten Berau, serta untuk kepentingan masyarakat.

"Dan kami tentu konsisten akan tetap tetus mensuport pembiayaan, demi kemajuan masyarakat dan pembangunan desa," tutupnya.

Sementara itu, Kepala DPMK, Ir H Ilyas Natsir MM  mengungkapkan, meski saat ini kondisinya pandemi Covid-19, akan tetapi kinerja menilai PSS, PPK, kepala kampung dan pihak – pihak terkait lainnya sangat baik, dan layak mendapatkan apresiasi yang setinggi – tingginya.

Dijelaskan juga, pencairan Dana Desa (DD) tahap satu, saat ini sudah cair 99 desa. Kemudian Bantuan Langsung Tunai (BLT) juga sudah cair 94 kampung.

"Yang tidak kalah pentinya lagi, tahun ini prediksi kami tahun ini tidak ada lagi desa yang tertinggal. Tahun 2019 satu desa mandiri, tahun ini insya allah akan menyusul 7 desa mandiri. Kemiudian desa berkembang menuju desa maju akan ada tambahan 6 desa, yang sebelumnya 23 desa maju," paparnya.

Oleh sebab itu menurut Ilyas prestasi ini sangt luar biasa, kinerja semua pihak yang terkait, yang selama ini melakukan kolaborasi yang luar biasa. "Sehingga menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (Fery)
×
Berita Terbaru Update