KAPOLRES KATAKAN PADA PIMPINAN DEWAN, FITRIADI LANTA Belum Tersangka -->

Advertisement


 

KAPOLRES KATAKAN PADA PIMPINAN DEWAN, FITRIADI LANTA Belum Tersangka

Tuesday


STAR7TV.ONLINE, Meulaboh - Team Advokasi Forum KMBSA  mendapat informasi dari Pimpinan DPRK Aceh barat yang disampaikan oleh Wakil ketua RAMLI SE, senin (18/5/20) terkait perkembangan.

Kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap ajudan bupati melalui shere vidio pemukulan warga penagih utang di pendopo februari lalu dengan pelakunya Fitriadi Lanta dan telah dilaporkan ke polisi,

Pimpinan DPRK melakukan silaturrahmi dengan Kapolres Aceh Barat dengan beberapa agenda kedinasan, dipenghujung diskusi  membahas terkait Status tersangka yang sudah di sematkan.

Kepada Ketua Umum KMBSA Fitriadi Lanta, Namun Kapolres Mengatakan Bahwa Belum Tersangka Masih sebagai Saksi, Tidak mungkin Naik Status sedangkan Kasus Utamanya masih bergulir di polda aceh

Karena seharusnya diselesaikan dulu Kasus Utama, yakni pemukulan Teungku janggot jangan dipaksakan untuk kasus-kasus yang sengaja dikaitkan untuk memudarkan Kasus Utama

Jika apa yang disampaikan Pak Kapolres Aceh Barat itu benar, Kami dari team Advokasi Forum KMBSA sangat memberikan apresiasi kepada Pak Kapolres, karena seharusnya.

kasus yang paling utama harus selesai yaitu kasus dugaan pemukulan terlebih dahulu jangan dipaksakan ke perkara lain dulu..

Sebelumnya pada 25 April lalu Kasat reskrim polres Aceh barat Iptu Muhammad israldi sudah menyampaikan ke media Antara Aceh bahwa ketua umum Forum KMBSA telah ditetapkan.

Sebagai tersangka karena diduga melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun penjara dan denda Rp. 750.000.000.-  ( Tujuh ratus Lima puluh juta rupiah) , namun senin pagi tadi (18/5/20) Kapolres AKBP Andrianto Argamuda, SIK mengatakan hal sebaliknya.

kepada pimpinan DPRK Aceh barat yang datang khusus ke ruang kerja kapolres bahwa Fitriadilanta belum tersangka masih sebagai saksi, berita ini sedikit membingungkan pembaca namun harapan kami semoga segera ada ketegasan dari Kapolres sebagai pengendali institusi tersebut supaya semua menjadi jelas.

Semoga Hukum di Aceh Barat benar benar berjalan dengan seharusnya tanpa adanya diskriminasi. Apalagi terhdap anak-anak  muda  Kritis, aktif dalam kontrol sosial dan selalu memantau kemajuan Aceh Barat.

Kita berharap kapolres tegas menegakkan hukum, dan tanpa pandang bulu bila ada yang mendobrak aturan, kita mau institusi kepolisian di bumi teuku umar disegani oleh masyarakat dibawah kendali bapak kapolres saat ini, elemen sipil siap membantu bila benar menegakkan aturan, bersama kita kawal agar kepolisian bebas tekanan politik dan campur tangan penguasa dalam setiap kasus yang ditangani.

Azhari Koordinatir Team Advokasi / ( M Nasir )