Bripka Fauzi, Meski Kondisi Kaki Lumpuh Tetap Semangat Menjalankan Tugas -->

Advertisement


 

Bripka Fauzi, Meski Kondisi Kaki Lumpuh Tetap Semangat Menjalankan Tugas

Wednesday

 

Star7Tv.Online, Simeulue | Polres Simeulue - Polda Aceh Senyum amah Bripka Fauzi, tetap emangat tetap ingin bertugas layani masyarakat meski kaki bagian kananya patah.

Keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat bergantung pada petugas keamanan, salah satunya adalah polisi.

Seorang polisi bertugas sebagai pelindung, pengayom masyarakat yang harus siap siaga melayani kapanpun waktunya, dalam keadaan apapun seorang polisi harus siap berani melawan resiko demi melayani dan melindungi masyarakat.

Sebuah kisah inspiratif dibagikan oleh seorang Polisi yang bertugas di Kepulauan DACIL(daerah terpencil) Simeulue Ate Fulawan di Sat Sabhara Polres Simeulue Polda Aceh.

Pada saat dimintai keterangan oleh Paur Humas Polres Simeulue bersama sejumlah awak media, ditempat terpisah, Kasat Sabhara IPTU Bono menjelaskan," Bripka Fauzi adalah seorang anggota polisi Sat Sabhara Polres Simeulue merupakan sosok Polisi yang patut diteladani dalam menjalankan tugas.

"Kejadian yang dialami Bripka Fauzi terjadi pada saat melaksanakan tugasnya sebagai Polri pelindung masyarakat. melindungi keselamatan warganya dari serangan pelaku yang dilaporkan Warga dan kepala Desa Kuala Umo.

"Pada saat itu, Bripka Fauzi menerima laporan dari sejumlah warga dan Pak Kades Desa Kuala Umo Kecamatan Simeulue Timur, melaporkan bahwasanya ada warga yang sedang mengamuk yang mengancam keselamatan Warga Desa Tersebut.

Pada saat itu Bripka Fauzi sedang melaksanakan tugas kepolisian sebagai pengamanan obyek vital di PT Vanesa pada tahun 2017 silam.

"Menanggapi laporan dari Kepala Desa dan sejumlah masyarakat setempat, Bripka Fauzi dengan sigap dan cepat langsung datang kelokasi untuk melindungi keselamatan warganya,

"Dan situasi pada saat itu sempat berhasil diredam oleh Fauzi, tidak lama kemudian pelaku tersebut secara tiba - tiba mengamuk kembali dan menyerang Bripka Fauzi dari belakang dengan menggunakan batu besar, sehingga bripka tersebut mengalai Patah Kaki disebelah kanan nya.

Tragedi tersebut telah terjadi sekitar 3 Tahun yang Lalu, pada tahun 2017, dan Pelaku  yang mengamuk itu diduga mengalami gangguan jiwa.

Saya selaku Kasat nya, dan juga sebagai orang tuanya di Polres Simeulue di Sat Sabhara, sangat bersyukur, Bripka Fauzi masih diberi kesempatan hidup dengan kondisi kaki tidak bisa berjalan dan masih semangat untuk melaksanakan tugasnya,"Jelas Iptu Bono.

“Saya bersyukur masih diberi kesempatan hidup oleh Allah dan saya ingin tetap menjadi anggota Polri yang lebih baik yang berguna bermanfaat bagi Masyarakat Bangsa dan Negara,” ujar Bripka Fauzi yang mempunya tanggungan 2 orang Anak dan 1 Istri nya, dan kedua anak yang saya cintai itu masih Kecil, satu kelas 3 SD (sekolah dasar) dan yang satu lagi kelas 5 Sd.

Dalam keterbatasan fisik, Anggota Polri tersebut memiliki semangat dan Kecintaaannya terhadap POLRI yang dia cita citakan sejak waktu kecilnya, dan memiliki keberanian semangat berjuang untuk kesembuhan penyakit yang dideritanya agar bisa sembuh kembali seperti anggota Polri yang lainnya," jelas Fauzi

“Walaupun keterbatasan fisik saya ini, saya tetap ingin menjalankan tugas sebagai anggota Polri, yang melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, meski keadaan saya seperti ini (lumpuh), dan saya yakin dan percaya, dengan semangat saya sebagai anggota POLRI Polres Simeulue dan Do'a keluarga saya dan rekan-rekan, saya yakin, Penyakit yang saya derita ini akan sembuh kembali,” ungkapnya.  [ helman ]