BKD Tidak Menghargai Instruksi Bupati, Thariq Modanggu, Berang -->

Advertisement


 

BKD Tidak Menghargai Instruksi Bupati, Thariq Modanggu, Berang

Tuesday

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu

Star7tv.Online ,Gorontalo - Selesai mengikuti acara Deklarasi Penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) hari ini Senin (04/05/2020) di Puncak Pontolo, Desa Pontolo Atas, Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara, berbatas dengan Kabupaten Gorontalo.

Menurut Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, dengan diberlakukannya PSBB di Gorut merupakan langkah kongkrit dalam melakukan pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.



Saat dipertanyakan mengenai SK PTT  dengan nada kesal sambil melotot, Thariq mengatakan ini sudah saya ungkapkan pada rapat sebelumnya.

Ada apa sebenarnya sampai belum terbitnya Surat Keputusan (SK) dari  Pegawai Tidak Tetap (PTT) terutama bagi mereka yang masuk dalam personil gugus tugas penanggulangan penyebaran Covid-19, tanya Thariq dengan nada heran

“Secara Khusus saya pernah menyampaikan di rapat dan sudah dua kali, kalau saya Bupati, sudah ada yang saya sikut dan nonjob, ini sama dengan menghalangi tugas pemerintah daerah dalam penanganan penyebaran Covid-19",  tegas Thariq.

Bupati sudah mengingatkan melalui rapat kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD), SK tersebut harus segera dibuat dan diserahkan. Akan tetapi sampai saat ini SK tersebut belum ada, keluh Thariq Modanggu.

“Rapat pada tanggal 14/042020, Bupati telah menginstrusikan harus segera terbitkan SK untuk PTT, Kesehatan, BPBD, Satpol PP, Perhubungan dan rekrutmen PTT berkaitan dengan kebutuhan mendesak harus segera diselesaikan, namun sampai detik ini usulan tersebut tidak melintas di meja saya”, ungkapnya nada kesal.

Wabup Gorut, Thariq Modanggu, ada beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), diantaranya Perhubungan,BPBD, Kesehatan, dan Satpol, yang diusulkan tidak keluar bahkan sudah bekerja dan bertugas mulai dari pasca banjir hingga pasca Covid-19, ini membuat saya Marah dan Berang, ucapnya dengan mimik kesal.

Yang paling disesalkan justru yang tidak pernah aktif SKnya keluar. Kepala Dinas yang tahu mana yang sudah bekerja dan mana yang tidak bekerja, "Ada Apa Dengan BKD Gorut", pungkas Thariq Modanggu.(punk)