-->

Notification

×

Iklan



Iklan





Barap muslim Ms apresiasi semangat kawan kawan relawan

Thursday | May 14, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-05-14T07:49:33Z

Star7tv.Online, Pedamaran - Sejak dibongkarnya tenda pos terpadu yang didirikan LSM dan Wartawan di kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) banyak warga menyampaikan apresiasi terhadap para relawan. Mereka tetap gigi mendirikan pos tersebut walau seadanya demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Para relawan, dan seluruh unsur yang mendukung keberadaan pos yang dinilai sangat membantuh petugas kesahatan dalam hal pengawasan setiap orang yang masuk atau keluar pedamaran tetap didirikan walau dengan tenda seadanya.

“Dalam kesempatan ini izinkan saya mewakili ketua pos pantau yang ada di kecamatan Pedamaran, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggitingginya untuk teman-teman semua.


Khususnya relawan sebagai pilar sosial yang telah bekerja tanpa kenal waktu, lelah dan resiko. Karena apa yang mereka kerjakan itu untuk membangun kemanusiaan,” ujar Barab muslim Ms

Muslim mengatakan selama hampir 2 pekan pos berdiri di tiga pintu masuk pedamaran dinilai telah banyak melakukan pekerjaan kemanusiaan yang tidak dapat dinilai dengan uang.

“Kita patut berbangga terhadap para relawan yang relah bekerja siang dan malam menjaga pos. Kelihatannya kami hanya kumpul-kumpul. Namun sangat bermakna bagi banyak masyarakat.” Khusunya masalah kantibmas Katanya

Kini Jumlah kasus Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kab OKI terus bertambah. Berdasarkan data update COVID-19 pada Rabu malam (13/5), total 23 kasus positif di OKI.

Jumlah itu menyusul dengan adanya penambahan 11 orang yang dinyatakan positif. Mereka berasal dari Kecamatan Kota Kayuagung sebanyak 1 orang yang merupakan kasus impor dan 10 lainnya asal Kecamatan Mesuji sebanyak 10 orang adalah kasus lokal.

Bertambahnya jumlah kasus, lantaran semakin cepatnya alat uji di laboratorium kesehatan Palembang sehingga tidak perlu lagi menunggu lama untuk mengetahui hasilnya ditambah kerja keras dari tim medis yang melakukan kontak tracing juga menjadi penentu deteksi awal. Semakin hari, semakin banyak yang dilakukan swab.

Maka sudah selayaknya pemerintah kecamatan memperartikan kesehatan warganya sebelum kasus positif bertambah Ujarnya.  Pratamadoni. ( Pratama ) 
×
Berita Terbaru Update